Top News

Debut pertama Kelas 3A BIKBP menulis berita di koran online

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Nasya Lilipaly. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasya Lilipaly. Tampilkan semua postingan

Rain Vortex Waterfall, Becomes the Famous Tourist Destination in Singapore

 

Rain Vortex Waterfall, Becomes the Famous Tourist Destination in Singapore

The charm of the Rain Vortex Waterfall in the evening attracts the attention of Changi Airport visitors.

Rain Vortex Waterfall is one of the highest artificial waterfalls in the world with a height of up to 40 meters. That makes this waterfall one of the famous tourist destinations in Singapore. Even though it is located in the Changi Airport Jewel, it is not only enjoyed by transit airport passengers but there are also many tourists who deliberately visit the Rain Vortex Waterfall. 

Rain Vortex was first inaugurated and opened on April 17, 2019. Immediately caught the attention of Changi Airport visitors at that time. Pouring water across seven floors of an oculus in the glass-domed roof by Moshe Safdie. There is also Buro Happold work as an engineered bagel-shaped glass and steel roof, which stretches for more than 200 meters. Last but not least, Peter Walker and Partners Landscape Architects created a climate-controlled indoor forest. 

The beginning of making this Rain Vortex waterfall is because Singapore turns out to experience storms quite often. So that the Rain Vortex waterfall is designed to channel rainwater at a speed of 10,000 gallons per minute. This water flow naturally cools the air under the dome, with the captured water being reused inside the building. 

The construction of the Rain Vortex Waterfall took 5 years. Producing a very futuristic design makes this waterfall crowded with visitors almost every day. This Rain Vortex is located in the middle of a terraced terrace where around 200 species of plants surround the waterfall. 

The Rain Vortex Waterfall is the result of a collaboration between HSBC Bank and Changi Airport Group. According to sources, the collaboration will also run for the next 5 years. As additional information, a number of spots at Jewel Changi are cooperating with several well-known brands. This can be seen from the associated brand name in front of the name of the tourist spot.

Colorful lights add to the beauty of the Rain Vortex Waterfall at night.

There are also unique things about this Rain Vortex waterfall. As previously stated regarding the levels at Jewel Changi Airport. Visitors can feel a different panoramic sensation on each floor. Each floor has a different point of view of beauty, so visitors are encouraged to be able to see this waterfall from each floor to feel the panoramic sensation.

The charm of the Rain Vortex waterfall doesn't stop there either. At night, at 19.30 Singapore time to be precise, this waterfall will become a show that many people have been waiting for with its playing of lights and holograms. Classic theater music, it adds to the beauty of the Rain Vortex waterfall, not only beautiful but a sense of calm can also be felt by the visitors there. 

This also makes the Rain Vortex waterfall crowded until the evening. Some people think that spending the night at Changi Airport is a normal thing. Because there are quite a lot of tourist objects that visitors can get. Changi Airport was asked as the best airport in the world this year. The Rain Vortex waterfall is living proof of that statement. So it is not a strange thing anymore if the Rain Vortex tour is one of the mandatory tours that must be visited when traveling to Singapore.







Air Terjun Rain Vortex, Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Di Singapura

 

Air Terjun Rain Vortex, Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Di Singapura

Pesona Air Terjun Rain Vortex di Sore hari menarik perhatian pengunjung Changi Airport.

             Air terjun Rain Vortex adalah salah satu air terjun buatan tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 40 meter. Hal itu, membuat air tejun ini menjadi salah satu destinasi wisata terkenal yang ada di Singapura. Walaupun terletak di dalam Jewel Bandara Changi, tidak hanya dinikmati oleh penumpang bandara yang transit, tetapi tidak sedikit juga wisatawan yang sengaja berkunjung ke destinasi yang satu itu.

Rain Vortex pertama kali diresmikan dan dibuka pada 17 April 2019. Langsung menyita perhatian para pengunjung Changi Airport pada saat itu. Menuangkan air di tujuh lantai dari sebuah oculus di atap berkubah kaca karya Moshe Safdie. Ada juga, Buro Happold merekayasa atap kaca dan baja berbentuk bagel, yang membentang lebih dari 200 meter. Terakhir, Peter Walker dan Partners Landscape Architects menciptakan hutan dalam ruangan yang dikendalikan iklim.

Awal mula pembuatan air terjun Rain Vortex ini, dikarenakan Singapura yang ternyata cukup sering mengalami badai. Sehingga air terjun Rain Vortex ini dirancang  untuk menyalurkan air hujan dengan kecepatan 10.000 galon per menit. Aliran air ini secara alami akan mendinginkan udara di bawah kubah, dengan air yang ditangkap akan digunakan kembali di dalam bangunan.

Pengerjaan Air Terjun Rain Vortex ini memakan waktu 5 tahun. Menghasilkan desain yang sangat futuristik membuat air terjun ini ramai pengunjung hampir di setiap harinya. Rain Vortex ini terletak di tengah-tengah sebuah teras bertingkat yang dimana sekitarnya terdapat 200 spesies tanaman yang mengelilingi air terjun tersebut.

Terdapat juga hal unik mengenai air terjun Rain Vortex ini. Seperti yang sebelumnya di sampaikan mengenai tingkat-tingkat yang ada di Jewel Changi Airport ini. Pengunjung dapat merasakan sensasi panorama yang berbeda di setiap lantainya. Setiap lantai memiliki sudut pandang keindahan yang berbeda, sehingga para pengunjung dianjurkan untuk dapat melihat air terjun ini dari setiap lantainya untuk merasakan sensasi panorama tersebut.

Sinaran Lampu warna-warni menambah keindahan Air Terjun Rain Vortex di malam hari. 

Pesona air terjun Rain Vortex juga tidak hanya berhenti disitu. Pada malam hari, tepatnya pukul 19.30 waktu Singapura, air terjun ini akan menjadi sebuah pertunjukan yang dinanti banyak orang dengan permainan lampu dan hologramnya. Dengan music-music theatre classic menambah keindahan air terjun Rain Vortex bukan hanya indah, tetapi rasa tenang juga dapat dirasakan oleh para pengunjung yang ada. 

Hal tersebut juga membuat, air terjun Rain Vortex ini akan ramai hingga malam hari. Beberapa orang berpendapat kalau bermalam di Changi Airport itu menjadi suatu hal yang biasa. Dikarenakan cukup banyak objek wisata yang di dapatkan oleh pengunjung. Changi Airport didaulatkan sebagai bandara terbaik di dunia pada tahun ini. Air terjun Rain Vortex menjadi bukti nyata pernyataan tersebut. Sehingga bukanlah suatu hal yang aneh lagi jika wisata ini menjadi salah satu wisata wajib yang harus di kunjungi saat berpergian ke Singapura. 





Kem Sokha Pemimpin Oposisi Kamboja Dijatuhi Hukuman Penjara 27 Tahun

 


Kem Sokha mantan pemimpin Partai Penyelamatan Nasional dijatuhi hukuman penjara selama 27 tahun setelah dinyatakan bersalah melakukan pengkhianatan. Saat persidangan seorang hakim menganggap bahwa kampanye yang dilakukannya dirancang untuk mendorong “ revolusi warna”.

Hakim di Pengadilan Kota Phnom Penh mengatakan kepada mantan presiden Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) bahwa dia akan dilarang berpolitik dan memberikan suara dalam pemilihan. Dia juga tidak akan diizinkan untuk bertemu siapa pun di luar keluarganya saat berada dalam tahanan rumah.

Kem Sokha ditangkap pada September 2017 tanpa surat perintah dalam penggerebekan tengah malam di rumahnya dan dibawa ke penjara provinsi terlebih dahulu. Jaminannya ditolak beberapa kali sebelum akhirnya dibebaskan di bawah tahanan rumah. Ia didakwa dengan "konspirasi dengan kekuatan asing" berdasarkan pasal 443 KUHP Kamboja.

Dalam keputusannya pada hari Jumat, hakim ketua Koy Sao mengatakan pengadilan memutuskan Kem Sokha bersalah karena diam-diam berkolusi dengan orang asing untuk menghasut "revolusi warna" di Kamboja dengan dalih mengkampanyekan pemilu yang demokratis.

Hakim mengatakan bahwa Kem Sokha mengambil ide dari negara lain dan telah menggunakan organisasi non-pemerintah yang dia dirikan – Pusat Hak Asasi Manusia Kamboja yang sangat dihormati – untuk melanjutkan rencananya. “Aktivitas terdakwa adalah tindakan ilegal yang mempengaruhi perdamaian, keamanan nasional, stabilitas dan kebahagiaan rakyat,” kata hakim.

Kem Sokha tidak bereaksi saat hukumannya diumumkan, dan dia tidak menerima pertanyaan dari wartawan setelah putusan, sebaliknya dia tersenyum tipis dan mengepalkan tangan saat dia dikawal keluar dari pintu samping pengadilan oleh petugas keamanan. Di luar ruang sidang, pengacara Ang Udom mengatakan kepada wartawan bahwa putusan itu tidak adil dan kasus tersebut dipolitisasi.

Kem Sokha secara konsisten membantah tuduhan terhadapnya, dengan mengatakan dia hanya berusaha memenangkan kekuasaan di Kamboja melalui kotak suara. Tony Cheng dari Al Jazeera, melaporkan dari Bangkok, mengatakan vonis bersalah Kem Sokha tidak mengejutkan dalam persidangan yang telah memakan waktu tiga tahun untuk diselesaikan dan melibatkan dakwaan yang membuat pemimpin oposisi itu ditahan atau menjadi tahanan rumah sejak 2017.

CNRP Kem Sokha yang populer dibubarkan pada tahun 2017 dan pemerintah, di bawah penguasa lama dan Perdana Menteri Hun Sen, bahkan menganggap mengasosiasikan dengan nama atau menggambarkan gambar partai yang mati dan para pemimpinnya sebagai kejahatan. Tanpa oposisi yang efektif, Partai Rakyat Kamboja (CPP) pimpinan Hun Sen menyapu dewan dalam pemilihan nasional pada 2018.

Saat persidangan akhirnya dimulai pada Januari 2020, Kem Sokha diinterogasi atas sekitar 66 audiensi tentang keterlibatannya dalam politik mulai dari 1993, waktunya menjalankan LSM hak asasi manusia, dan hubungannya dengan Sam Rainsy, pemimpin oposisi lainnya yang tinggal di pengasingan di Paris. Kedua pria tersebut menggabungkan kelompok politik mereka untuk membentuk CNRP pada tahun 2012.

Jaksa berpendapat Kem Sokha telah tertangkap basah dalam konspirasi politik, yang menghasilkan kutipan dua menit dari pidato selama satu jam yang dia buat di Australia pada tahun 2013 di mana dia mengatakan dia mendapat dukungan dari AS sejak tahun 1993. Pengacara pemerintah menafsirkan tindakan anggota oposisi yang mengangkat kepalan tangan, mengenakan pakaian hitam atau membagikan bunga teratai sebagai bagian dari dugaan upaya Kem Sokha dalam revolusi warna.

Pengacara pembela mencatat bahwa lawan mereka terus mengulangi argumen tersebut tetapi gagal menunjukkan kolusi eksplisit antara Kem Sokha dan pemerintah asing. Ketika para saksi diinterogasi pada bulan Oktober, pembela kembali bertanya mengapa donor dari organisasi asing – termasuk National Democratic Institute yang berbasis di AS yang karyawannya diusir dari Kamboja pada tahun 2017 – tidak dipanggil ke pengadilan untuk menjelaskan dugaan hubungan mereka dengan terdakwa.

Pengacara pemerintah juga berusaha menghubungkan Kem Sokha dengan pemerintah asing dengan berbagi foto pemimpin tersebut dengan duta besar serta pada protes pekerja garmen terhadap rendahnya upah minimum pada tahun 2014. Phil Robertson, wakil direktur Asia di Human Rights Watch, mengatakan putusan itu menunjukkan "kurangnya kemandirian" antara peradilan Kamboja dan CPP yang berkuasa di Hun Sen.

Phil Robertson, wakil direktur Asia di Human Rights Watch, mengatakan putusan itu menunjukkan "kurangnya kemandirian" antara peradilan Kamboja dan CPP yang berkuasa di Hun Sen. “Pemerintah yang selama puluhan tahun berupaya mempromosikan Kamboja yang menghormati hak harus menggunakan vonis yang tidak masuk akal dan menghukum ini untuk menilai kembali pendekatan mereka terhadap pemerintahan Hun Sen,” katanya.

Penangkapan Kem Sokha mengikuti kinerja kuat CNRP dalam pemilihan lokal pada tahun 2017, menunjukkan hal itu akan menimbulkan tantangan serius bagi CPP dalam pemilihan nasional yang dijadwalkan untuk tahun berikutnya. Hun Sen terus menindak oposisi dan kebebasan berekspresi dalam beberapa tahun terakhir dengan pengadilan massal politisi oposisi dan bahkan anggota partai.

Bulan lalu, dia mencabut lisensi Voice of Democracy (VOD), salah satu media independen terakhir di negara itu. Pemilihan umum berikutnya berlangsung pada bulan Juli. “Putusan ini merupakan peringatan yang jelas bagi kelompok oposisi beberapa bulan sebelum pemilihan nasional,” kata Wakil Direktur Regional Amnesty International Ming Yu Hah dalam sebuah pernyataan. “Penggunaan pengadilan untuk memburu lawan Perdana Menteri Hun Sen tidak mengenal batas. “Sokha adalah salah satu dari banyak tokoh oposisi yang mengalami cobaan berat secara fisik dan psikologis yang akan berlanjut setelah putusan yang tidak adil hari ini. Tidak ada hak atas pengadilan yang adil ketika pengadilan telah dikooptasi oleh tangan berat pemerintah.”

Phan Phumint, mantan pendukung CNRP, mengatakan dia "terkejut" dengan hukuman Kem Sokha, namun menambahkan bahwa pemimpin oposisi akan tetap populer di kalangan rakyat Kamboja. “Orang-orang mendukung kegiatannya di masa lalu dan menganggap dia nasionalis,” katanya. Putusan tersebut menunjukkan bahwa “sistem peradilan tidak dapat memenuhi kebutuhan rakyat”, tambahnya.





PK Entertainment, menghadapi pandemik Covid-19


     Saat ini adalah masa yang sulit bagi promotor konser. Setelah paceklik selama dua tahun karena pandemic Covid-19, belakangan izin menggelar konser juga sulit didapat. Imbas dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dan pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Pk Entertainment, salah satu promotor tur yang bisa melalui masa sulit tersebut.

     Seluruh kru PK Entertainment deg-degan saat mendengar konser NCT, boy band asal Korea, dihentikan polisi. Dengan banyaknya korban pada saat itu membuat kami ragu. Apalagi PK Entertainment bakal menggelar konser Lany, penyanyi dari Los Angeles, tidak lama lagi tepatnya 9 November 2022. Di Gedung yang sama, yakni ICE BSD. Dengan tiket yang terjual sudah hampir sold out pada saat itu.
 
     “Secara audiensi kami cukup yakin untuk melaksanakan konser, apalagi Lany memiliki peminat yang cukup besar di Indonesia” kata salah satu panitia konser Lany. PK Entertainment bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk dapat lebih menjaga keamanan disekitar venue selama konser berlangsung. “Bagi kami keselamatan penonton itu juga penting sehingga kami berusaha untuk memastikan semuanya aman” tambahan dari panitia konser Lany.

     Segala kerja keras promotor dan panitia pun dapat terbayar. Dimana konser ini dapat berjalan dengan
lancar, dengan ticket sold out dan jumlah penonton mencapai 10.000. “Kami ingin menyampaikan ucapan terimakasih untuk para penonton, yang mau mengikuti arahan dan tetap menjaga protocol sehingga membuat mala mini menjadi nyaman dan aman untuk semuanya” kata salah satu perwakilan penonton.  



     Saat ini adalah masa yang sulit bagi promotor konser. Setelah paceklik selama dua tahun karena pandemic Covid-19, belakangan izin menggelar konser juga sulit didapat. Imbas dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dan pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Pk Entertainment, salah satu promotor tur yang bisa melalui masa sulit tersebut.

     Seluruh kru PK Entertainment deg-degan saat mendengar konser NCT, boy band asal Korea, dihentikan polisi. Dengan banyaknya korban pada saat itu membuat kami ragu. Apalagi PK Entertainment bakal menggelar konser Lany, penyanyi dari Los Angeles, tidak lama lagi tepatnya 9 November 2022. Di Gedung yang sama, yakni ICE BSD. Dengan tiket yang terjual sudah hampir sold out pada saat itu.

     “Secara audiensi kami cukup yakin untuk melaksanakan konser, apalagi Lany memiliki peminat yang cukup besar di Indonesia” kata salah satu panitia konser Lany. PK Entertainment bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk dapat lebih menjaga keamanan disekitar venue selama konser berlangsung. “Bagi kami keselamatan penonton itu juga penting sehingga kami berusaha untuk memastikan semuanya aman” tambahan dari panitia konser Lany.

     Segala kerja keras promotor dan panitia pun dapat terbayar. Dimana konser ini dapat berjalan dengan lancar, dengan ticket sold out dan jumlah penonton mencapai 10.000. “Kami ingin menyampaikan ucapan terimakasih untuk para penonton, yang mau mengikuti arahan dan tetap menjaga protocol sehingga membuat mala mini menjadi nyaman dan aman untuk semuanya” kata salah satu perwakilan penonton.  







Mengulik Fasilitas Bisnis Hotel Grand Mercure Malang


Malang, 12 Oktober 2022-Mahasiswa kelas tiga Politeknik Negeri Malang program studi BIKBP dan BIIP berkunjung ke salah satu hotel bintang lima yang ada di Malang. Grand Mercure Malang Mirama menjadi tempat pemberian ilmu mengenai Table Manner. Hotel tersebut terletak di lokasi yang cukup strategis, yaitu dikelilingi pegunungan indah, kawasan bisnis dan berbagai destinasi wisata lainnya di Malang. 

Dengan menyandang gelar sebagai hotel bintang lima, tentunya fasilitas yang ada di dalamnya tidak perlu diragukan. Dengan dilengkapi 264 kamar tidur, hotel ini memiliki desain interior yang megah dan elegan. “Kami mengusung tema nusantara agar para tamu yang memang kebanyakan dari luar, mereka bisa mengerti tentang budaya Indonesia”, kata Sugito Adhi, General Manager dari Grand Mercure.

Dikenal dengan julukan hotel bisnis, Grand Mercure Malang memiliki 2 ballroom dan 11 meeting room. Namun, dalam penamaan masing-masing meeting room, hotel tersebut nampaknya lebih memilih menggunakan macam-macam nama negara. Diantaranya adalah Moscow, Berlin, Amsterdam, Abu Dhabi, Paris dan masih banyak lagi. 

Ruangan-ruangan tersebut mampu menampung tamu dengan kapasitas yang beragam. Batas minimalnya adalah 10 orang. Sedangkan kapasitas terbanyak bisa mencapai hingga 50 orang. 

Para tamu yang telah memesan meeting room tersebut, diberi kebebasan untuk memilih set up ruangan yang sesuai dengan keinginan. Tak hanya itu, merekapun bisa meminta pihak hotel untuk menyediakan fasilitas tertentu yang diperlukan untuk rapat. Tentunya, hal tersebut secara sukses bisa membuat para tamu nyaman dan semakin betah.

Selain 11 meeting room, Grand Mercure nampaknya tidak tanggung-tanggung dalam menyediakan fasilitas bisnis bagi para tamunya. Hotel tersebut memiliki 2 ruangan yang sangat luas yang mampu menampung tamu sebanyak 1000 hingga 2000 orang. Ruangan yang dinamai ballroom tersebut berada di lantai 2 dengan akses yang cukup mudah ditemukan. Sama halnya dengan 11 meeting room, penataan ballroom tersebut juga bisa di-request sesuai kebutuhan tamu.

Menurut Yolanda Nalasari, salah satu sales supervisor di Grand Mercure, sejauh ini ruangan-ruangan tersebut banyak digunakan oleh para pebisnis ataupun mereka yang bekerja dengan perusahaan multinasional.


Dampak Ulah Anak, Presiden Uganda Meminta Maaf

 

Gen Muhoozi Kainerugaba (Yoweri Museveni’s Son) 

Presiden Uganda Yoweri Museveni telah meminta "pengampunan" kepada warga Kenya setelah putranya - seorang perwira militer senior - men-tweet tentang invasi ke negara mereka.

Permintaan maafnya dilakukan sehari setelah dia memecat Muhoozi Kainerugaba yang merupakan komandan pasukan angkatan darat dan menaikkan pangkatnya menjadi jenderal, serta mempertahankannya untuk menjadi penasihat.

Museveni telah lama dicurigai mempersiapkan Muhoozi untuk menggantikannya ketika dia mengundurkan diri.

Jenderal Kainerugaba semakin memasuki arena politik, dan mengatakan ini melanggar kode disiplin militer. Intervensi terakhirnya datang pada hari Senin ketika dia mengirimkan serangkaian tweet tentang Kenya.

Kainerugaba mengatakan dia telah berbicara dengan mantan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta, dan menyatakan penyesalannya bahwa dia telah mengundurkan diri pada akhir masa jabatannya pada bulan Agustus.

"Satu-satunya masalah saya dengan kakak laki-laki tercinta saya adalah dia tidak mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga. Kami akan menang dengan mudah!" kata Jenderal Kainerugaba.

Dalam tweet selanjutnya kepada lebih dari 600.000 pengikutnya, dia berkata: "Kami, tentara saya dan saya, tidak akan membutuhkan waktu 2 minggu untuk merebut Nairobi(Ibu Kota Kenya)."

Hal ini menyebabkan kegemparan di Twitter, dengan orang-orang menuduh Jenderal Kainerugaba membahayakan hubungan antara negara-negara tetangga.

Meskipun pemerintah Kenya tidak berkomentar, kementerian luar negeri Uganda mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Uganda menghargai "hubungan bilateral yang kuat" dengan "saudara tetangga".

Dalam upaya terbaru untuk mengendalikan situasi yang terjadi, Museveni mengatakan kalua dia telah berbicara dengan Presiden Kenya (William Ruto), dan dia "sangat menyesal" tentang tweet putranya.

Dia menambahkan bahwa terlepas dari "kesalahan" putranya, dia akan tetap mempromosikan putranya ke pangkat jenderal penuh karena menurut Museveni putranya masih bisa membuat "banyak kontribusi positif".

Putranya dikenal karena tweet kontroversialnya, termasuk menyatakan dukungan untuk invasi Rusia ke Ukraina, dan pemberontak Tigrayan melawan pemerintah Ethiopia.

 

Yoweri Museveni (President of Uganda)