Top News

Debut pertama Kelas 3A BIKBP menulis berita di koran online

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malang. Tampilkan semua postingan

Keunikan Masjid Sabilillah Malang Beserta Sejarahnya

Ramadhan akan selalu menjadi bulan yang dinanti nanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Terutama sebagai umat mayoritas terbesar di dunia, indonesia menyajikan berbagai tradisi yang dibangun.


Masjid yang terletak di Kota Malang Jawa Timur, dikenal dengan kota bunga dan kota pelajarnya. Tepatnya di Jl. Jendral Ahmad Yani no 15 Kecamatan Blimbing Kota Malang. Letaknya yang strategis, yaitu di gerbang masuk Kota Malang, memungkinkan banyak muslim-muslimah Kota Malang serta masyarakat luar Kota Malang yang sedang dalam perjalanan melaksanakan ibadah dan istirahat sejenak disana.

Masjid ini juga mempunyai sejarah yang cukup menarik, berawal dari semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan republik Indonesia, para pejuang dari Kota Malang yang di Komandoi oleh para alim ulama’ bergabung dalam laskar sabilillah dan para pejuang lainnya yang berperang dengan gagah berani di Surabaya dalam peristiwa 10 November 1945, yang dikenang sebagai hari pahlawan. Dengan maksud dan keinginan luhur untuk menghormati dan mengabadikan ketaqwaan para ulama’, serta untuk meneladani semangat kepahlawanan perjuangan dalam membela agama bangsa dan tanah air, maka pada tanggal 8 Agustus 1974 mulai dibangunlah masjid yang diberi nama Masjid Sabilillah dibawah pimpinan KH.Masjkur yang dahulu memimpin laskar Sabilillah. 


Dengan luas 8100 Meter persegi kompleks masjid sabilillah terdiri dari bangunnan induk masjid, bangunan menara, dan bangunan pelengkap. Bangunan pelengkap terdiri dari kantor, perpustakaan, kamar mandi, dan tempat wudlu, serta  gedung serba guna. Disebelah selatan dan barat bangunan masjid dibangun gedung untuk lembaga pendidikan islam Sabilillah, auditorium, koperasi masjid sabilillah, pujasera dan balai pengobatan.

Di masjid ini terdapat pula tempat-tempat pendidikan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA yang bernama Islam Sabilillah. Tidak hanya itu masjid ini juga menyajikan berbagai hal lain seperti: balai kesehatan sabilillah dan ambulance, koperasi masjid sabilillah, lembaga amil zakat, infaq dan shodaqoh (LAZIS), penyaluran dana untuk yatim, dhuafa’ dan fakir miskin. Pelayanan akad nikah dan persewaan gedung untuk resepsi pernikahan, rumah penitipan anak,penyediaan tempat puja sera serta anjungan tunai mandiri ( ATM) BSI yang menjadi brand utama ATM menjadi platform utama disana yang menunjukkan diri sebagai identitas bank syariah disana.

Sebelum maghrib pada bulan ramadhan masjid ini juga menyajikan kajian-kajian dari ustadz lokal yang bertujuan untuk memberikan ilmu yang bermanfaat pada jamaah.  Meningkatkan kemaslahatan umat melalui pendidikan, sosial dan ekonomi. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam keluhuran akhlaq  dan perdamaian serta menjaga agar tetap dalam keridho’an Allah SWT.

Ramadan 2023: The Merrier, the More Exciting

Malang Creative Centre's Guide

Malang, Triple A News - Covered from several directions, Pasar Santai V, located on the 3rd floor of Malang Creative Center, can also be a spot to enjoy the time before iftar. What is in this v-casual market? Let's take a peek at the activities inside.

Pasar Santai V is the fifth annual market that brings together world gastronomy and the local tongue with us as industry players. Chefs, baristas, waitresses, artists, content creators, and so on are all here to show visitors what they have.

Here we can spoil the eyes with various kinds of activities ranging from bazaars and exhibitions to talk shows as well. For craft and fashion tenant bazaars, there are several products that can be taken home. For example, the Jinawi booth's product is ‘Dream Catcher’.

'Dream Catcher' from Jinawi

And for its very tempting food stalls, there are Bakmie Hokki, Banana Melting, Two Legends Depot, and many more. This food tenant is served directly by the chefs and baristas.

Pasar Santai V can be visited starting at 3 p.m., and during the afternoon visit, we can also enjoy the beautiful view from the top of the 3rd floor. Enough time to enjoy the afternoon before iftar time arrives.

Not only that, our eyes can also be spoiled with the paintings in the exhibition inside, paintings that may look abstract but actually have many meanings that the painter wants to convey. In addition, there are some works that make us think about what to put here because we ordinary people who don't know them will think like that, but it's different for someone who understands a work, whether it's painted or not.

Painting on Pasar Santai V

Seeing many people who are enthusiastic about this makes me interested in exploring more deeply about Pasar Santai V. Entering the exhibition room of goods such as clothes, perfumes, sandals, and even some home displays makes visitors feel interested and finally stop at one of the booths to see or even buy the products.

One product from Mind Daze, one of the fashion booths here, made me feel like bringing it home as a souvenir for my little brother. Pop-bead rings, or what can be called bead rings.

The ring I chose this time has the theme "emotional ring" because it has a variety of bright colors, where bright colors are also considered a symbol of happiness and brightness in someone's life.

The price of this ring is quite affordable; for only 15 thousand dollars, we can get three beaded rings that are very beautiful and attractive. The combination of colors and engraving of the box with various symbols is what makes the aesthetic value of this ring stand out when worn.

Well, after feeling satisfied with the ring we purchased, at the end of the road we can find a cashier to pay for the item we have chosen, and after the payment is successfully made, we can go to the booth or food vendor.

This is where we can enjoy a variety of food, but there are not many places available, so I do not enjoy the food available to break the fast. I just bought some food to taste when it was adhan, and I switched to another place to eat. (Malang, April 12, 2023.)







Ramadan 2023: Semakin Meriah, Semakin Seru

 

Petunjuk Pasar Santai V di Malang Creative Centre

Malang, Triple A News – Diliput dari beberapa tempat, Pasar Santai V yang terletak di Malang Creative Centre lantai 3 ini juga bisa dijadiak spot untuk menikmati waktu sebelum berbuka. Apa saja yang ada di Pasar Santai V ini? Yuk sekilas intip kegiatan didalamnya.

Pasar Santai V merupakan pasar tahun ke-5 yang mempertemukan gastronomi dunia dengan lidah lokal dengan kita sebagai pelaku industrinya. Chef, barista, waitress, seniman, content creator, dan sebagainya berada disini menjadi satu untuk menunjukkan apa yang mereka miliki kepada pengunjung.

Disini kita bisa memanjakan mata untuk melihat berbagai macam kegiatan mulai dari bazar, eksibi, hingga talkshow juga loh. Untuk bazar tenan kerajinan dan fashion ada beberapa produk yang bisa dibawa pulang, contohnya stan Jinawi dengan salah satu produknya adalah ‘Penangkal Mimpi’.

'Penangkal Mimpi' dari Jinawi

Dan untuk stan makanan nya yang sangat menggiurkan ada Bakmie hokki, Banana Melting, Depot Dua Legenda dan masih banyak lagi. Tenan makanan ini disajikan langsung oleh para chef dan barista nya.

Pasar Santai V ini sudah bisa dikunjungi mulai pukul 3 sore dan semakin sore berkunjung kita juga bisa menikmati pemandangan yang cantik dari atas lantai 3. Cukup waktu untuk menikmati sore sebelum waktu berbuka tiba.

Tak hanya itu, mata kita juga bisa dimanjakan dengan lukisan di eksibisi yang ada di dalam, lukisan yang mungkin terlihat abstrak tapi sesungguhnya memiliki banyak makna yang ingin disampaikan oleh pelukisnya. Disamping itu, ada beberapa karya yang membuat kita berfikir untuk apa diletakkan disini karena kita orang awam yang kurang mengetahuinya maka akan berfikir seperti itu, namun lain hal nya bagi seseorang yang paham mengenai suatu karya baik itu secara terlukis maupun tidak.

contoh eksibisi lukisan
Melihat banyak nya orang yang antusias akan hal ini, membuat saya tertarik juga untuk mengulik lebih dalam tentang Pasar Santai V. Memasuki ruang eksibisi barang – barang seperti baju, parfum, sandal, dan bahkan beberapa pajangan rumah membuat pengunjung merasa tertarik dan akhirnya berhenti pada salah satu stan untuk melihat – lihat atau bahkan membeli produknya.

Satu produk dari Mind Daze, salah satu stan fashion disini membuat saya merasa ingin membawa nya pulang sebagai oleh – oleh untuk adik kecil saya. Cincin manik pop atau yang bisa disebut dengan beads ring.

Cincin yang saya pilih kali ini bertemakan “emotional ring” karena ini memiliki berbagai warna yang cerah dimana warna cerah dianggap juga sebagai simbol kebahagiaan dan kecerahan hidup seseorang.

Harga cincin ini cukup terjangkau, hanya perlu mengeluarka 15 ribu saja kita sudah bisa mendapatkan tiga cincin manik yang sangat cantik dan menarik. Perpaduan warna dan ukiran kotak dengan berbagai simbol ini lah yang membuat nilai estetika dari cincin ini tampak menonjol saat dipakai.

Nah, setelah merasa puas dengan cincin yang dibeli, diujung jalan kita bisa menemukan kasir untuk membayar barang yang telah kita pilih sebelumnya dan setelah pembayaran berhasil dilakukan kita bisa menuju ke stan atau tenan makanan.

Disinilah kita bisa menikmati berbagai macam makanan namun kurangnya adalah tempat yang tersedia tidak lah banyak sehingga saya tidak menikmati makanan yang tersedia untuk berbuka puasa. Hanya membeli beberapa makanan untuk dicicip saat sudah adzan dan saya beralih ke lain tempat untuk makan. (Malang, 12 April 2023)




 



Students Must Know: Fancy Food Served in A “Sultan” Mosque during Ramadhan

 

Video of the atmosphere of breaking the fast for free at the "sultan" mosque Abdullah Permata Jingga, Malang

MALANG- Ramadhan comes as a moment which usually be waited by students to get free takjil. Every years, many mosques in Malang are providing both takjil and iftar. Often become a coveted mosque, Abdullah Permata Jingga Mosque should be number one in your list to be visited. It is because this mosque never stop serving its fancy food during thirty days of Ramadhan. According to its visitors, the foods there are rated five stars.

Located in Permata Jingga III Street, Tunggulwulung, Lowokwaru District, this mosque is always crowded by visitors. Each day, this mosque provides takjil and main menu to be given to its jamaah which dominated by college students.

Various free and fancy takjil at the Permata Jingga Mosque

The takjil consists of three Kurma, a snack, mineral water, and a cup of tea. Students are free to take as many tea and water as they wish to. The snack is quite varieties starting with dry cake, watery cake, and gorengan.

The main food available are changed everyday. Therefore, this mosque is called as the heaven of free but fancy food during Ramadhan. Despite the big portion, the menu is truly appetizing. They are Soto Banjar, nasi uduk, meat satay, ayam geprek, krawu rice and many more.

The main dishes are krawu rice and Soto Banjar

After parking their motorbike, students can immediately take and choose the takjil according to what they want. After that, the committee will give a coupon to be exchanged later.

Not only the food menu, the theme of activities at this mosque also varies. While waiting for the call to prayer, it is usually filled with short lectures, studies with friends with disabilities, as well as exposure to public speaking material.

After eating the takjil, the activity continued with the Maghreb prayer in congregation. Then, students can exchange coupons for food distributed by the committee. If students don't want to eat it directly, they are allowed to take the food home.

Photo of Bunda Santi, one of the committee in charge of distributing takjil and iftar coupons

According to “Bunda” Santi, one of the committee there, this event has been going on for many years. The good news is that this iftar activity will continue in the following year.

"As for the donors themselves, they come from residents in this housing complex, Ms. The committee is also youth, ladies and gentlemen around here," said Mother, calling for a women's committee.

Santi also explained that this mosque is not only limited to distributing food, this mosque has many other activities in the month of Ramadan. For example, reciting the Koran together, I'tikaf which is followed by a meal together, then studying the dawn prayer.

"For the amount of food we provide, it's usually around four hundred to five hundred boxes per day, sis. And it always spreads out, Alhamdulillah,” explained Santi.

The mosque area from the right side, where food and drinks are prepared

Students don't need to worry if they don't get a coupon. Because the Permata Jingga Mosque provides complementary foods such as Pop Mie and father. The goal is for students to enjoy while the committee orders additional food.

The sultan's mosque also strictly implements Islamic rules. One way is to separate the places for women and men. Not limited to a place to eat, the security guard on duty also separated the motorcycle parking area. In addition, security in the mosque is guaranteed.

Safira, one of the visitors who is a student of Polinema, felt very satisfied and full after breaking her fast at this mosque.

"This is my first time here, although I already know about this activity since 2020," said Safira. According to him, the Permata Jingga mosque provides extraordinary food and facilities. Worth mentioning a five star mosque.

The facilities in this mosque are very complete. Clean toilets and places for ablution, as well as Mokena’s that always smell good every day make anyone comfortable and feel homey.

Pasar Santai V: Breaking Down the Local Creative Industry Market in Malang City

 

Pasar Santai V conducted in Malang Creative Center, Blimbing, Malang City.

Malang - Malang Creative Center is a form of contribution by the Government of Malang City through the Department of Industry and Trade Cooperatives in managing and maintaining the Creative Economy ecosystem in Malang City. One is to accommodate creative activities organized by various parties, including Pasar Santai V. This activity, initiated by Malang City youth, was initially named Renggeng-Renggeng Ramadhan, held in the month of Ramadan every year.

Pasar Santai V will be held this year from Thursday, 6 April 2022, to Sunday, 16 April 2022, every 15.00 WIB to 21.00 WIB. Many creative industry players took part in revitalizing this year's Pasar Santai V. There are several sectors when we enter this activity area at MCC Floor 3. Visitors are required to register to be able to access this activity. But calm down, the registration requirements are only by filling in the telephone number free of charge, and we will get a barcode as a condition for access to the activity.

Pasar Santai V has several creative industry sectors ranging from Services, Applied Arts, and also the Food and Beverage sector. The first time we enter, we will be presented with various works or mock-ups from various groups and agencies engaged in design services. Here we can ask questions and consult regarding the services they provide.

"Activities like this are very profitable, especially as creative industry players, who in fact are still pioneering this activity, can be a place for us to promote as well," said one of the industry players who took part in enlivening Pasar Santai V. It is possible that an event like this will break the industry local creatives are becoming more developed and increasingly known in the community, to realize the Creative Economy proclaimed by the government.

Crowded ambience at applied art sector.

             The next sector is Applied Arts which presents several handmade works such as bracelets, tablecloths, and several fashion products such as T-shirts, shirts, hats, and bags. Many brands have just started here, such as EGG (Educative, Geek, and Gorgeous), with pretty exciting products. EGG is a brand that produces T-shirts and bags for children, with a unique concept of teaching children knowledge from an early age. For every purchase of an EGG product, consumers will get a card with a description of something that can be taught to children.

Food & Beverages sector provide sitting area for customer facing directly onto the stage.

             Food and Beverage is also an exciting sector considering that this activity is held during Ramadan. This sector is filled with people who fill their free time, do ngabuburit or look for takjil to perform the iftar. Not only traditional food or local food. Some sell European and Belgian specialties such as waffles. This is the main attraction for visitors to try.

Apart from tenants from several creative industry players, this activity also provides seating for visitors who want to enjoy food on the spot while participating in a workshop. Pasar Santi V also organizes workshops that are given free of charge to all visitors to be able to study together, whether it's a workshop on making handicrafts or discussions with invited speakers. Of course, this will be a place as well as a medium for the development of creative industries in Malang City.

Pasar Santai V: Medobrak Pasar Industri Kreatif Lokal Kota Malang

Pasar Santai V diadakan di Malang Creative Center, Blimbing, Kota Malang.

Malang – Malang Creative Center merupakan bentuk kontribusi Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan dalam mengelola dan menjaga ekosistem Ekonomi Kreatif di Kota Malang. Salah satunya mewadahi kegiatan kreatif yang diselenggarakan oleh berbagai pihak tanpa terkecuali Pasar Santai V. Kegiatan yang diinisiasi oleh kalangan pemuda Kota Malang ini awalnya Bernama Renggeng-Renggeng Ramadhan yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan di setiap tahunnya.

              Tahun ini Pasar Santai V digelar mulai hari Kamis, 6 April 2022 hingga Minggu, 16 April 2022 setiap jam 15.00 WIB sampai 21.00 WIB. Banyak pelaku industry kreatif yang turut serta memeriahkan Pasar Santai V tahun ini. Terdapat beberapa sektor Ketika kita memasuki Kawasan kegiatan ini di MCC Lantai 3. Pengunjung diwajibkan untuk mendaftarkan diri agar dapat mengakses kegiatan ini. Namun tenang, untuk persyaratan pendaftaran hanya dengan mengisi nomor telpon tanpa dipungut biaya dan kita akan mendapatkan Barcode sebagai syarat akses mengikuti kegiatan.

              Pasar Santai V terdapat beberapa sektor industry kreatif mulai dari Jasa, Seni Terapan dan juga sektor Makanan dan Minuman. Pada saat pertama kali kita masuk kita akan disuguhkan dengan berbagai karya atau moke-up dari berbagai kelompok maupun instansi yang bergerak dibidang jasa design. Disini kita dapat bertanya serta berkonsultasi terkait jasa yang mereka sediakan.

              “Kegiatan seperti ini menguntungkan sekali, apalagi kita sebagai pelaku industry kreatif yang notabene-nya masih merintis kegiatan ini bisa jadi ajang kita promosi juga” ujar salah satu pelaku industry yang ikut meramaikan Pasar Santai V. Memang tidak menutup kemungkinan acara seperti ini akan mendobrak industry kreatif lokal menjadi lebih berkembang dan semakin dikenal di masyarakat, demi mewujudkan Ekonomi Kreatif yang dicanangkan oleh pemerintah.

Suasana padat di sektor Seni Terapan yang meyajikan karya karya menarik.

              Sektor selanjutnya yaitu Seni Terapan yang menyajikan beberapa karya tangan seperti Gelang, Taplak Meja, dan beberapa produk fashion seperti Kaos, Kemeja, Topi, maupun Tas. Banyak brand brand yang barus saja merintis ada disini seperti EGG (Educative, Geek, and Gorgeous) yang memiliki produk yang cukup menarik. EGG merupakan sebuah brand yang memproduksi Kaos dan Tas untuk anak anak yang memiliki konsep unik yaitu untuk mengajarkan anak pengetahuan sejak dini. Setiap pembelian produk EGG, konsumen akan mendapatkan sebuah kartu tentang deskripsi suatu hal yang dapat diajarkan kepada anak.

Disediakan tempat duduk di sektor makanan dan minuman langsung menghadap kepanggung workshop

              Makanan dan Minuman juga menjadi sector yang sangat menarik mengingat kegiatan ini diadakan pada bulan Ramadhan. Sektor ini dipadati dengan orang orang yang mengisi waktu luang ataupun ngabuburit maupun sekedar mencari takjil untuk menunaikan ibadah berbuka. Bukan hanya makanan tradisional ataupun makanan lokal. Ada juga yang menjual makanan khas Eropa, Belgia seperti waffle. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk mencoba.

              Selain tenant dari beberapa pelaku industry kreatif, di kegiatan ini juga disediakan tempat duduk untuk para pengunjung yang ingin menikmati makanan ditempat sembari mengikuti Workshop. Pasar Santi V juga menyelenggarakan workshop yang diberikan secara gratis kepada semua pengunjung untuk dapat belajar Bersama entah itu Workshop membuat karya tangan maupun diskusi dengan narasumber yang diundang. Tentunya hal ini akan menjadi tempat sekaligus media pengembangan industry kreatif yang ada di Kota Malang.

Hunting Takjil, Taman Krida Budaya is Crowded with Visitors During Ramadhan

Malang - Ngabuburit or takjil hunting is an activity that some people look forward to when fasting during Ramadhan. Ramadan is identical to takjil markets in some areas, including in Malang City, East Java.

There are several points that become the locations of takjil sellers and are very suitable if chosen as a place for ngabuburit or spending time before iftar.

One of the location points which is crowded with the takjil market is Taman Krida Budaya which is located on Soekarno-Hatta Street and opposite the Hospital of Brawijaya University.

Taman Krida Budaya in Soekarno-Hatta area is crowded with the takjil sellers and visitors.

On normal days, the traffic flow on Soekarno-Hatta Street Malang is quite busy. However, during Ramadhan, this area will be crowded with takjil sellers. This place is a target for takjil sellers.

They sell a variety of heavy meals, snacks, fresh drinks, and various fried foods for iftar such as pecel rice, fried rice, meatballs, chicken noodles, mixed ice, fruit ice, coconut ice, dimsum, cilok, dumplings, egg rolls, batagor, and various processed seafood.

A woman selling fried food serves the customers.


It is not surprising that the takjil market at Taman Krida Budaya is always crowded with visitors starting at 4 pm until the end of iftar. In fact, because many people walk on the roadside, it is difficult to avoid traffic jam.

This situation cause a traffic jam. Vehicles passing through this area must reduce their speed.

The atmosphere of the takjil market at Taman Krida Budaya before iftar.


But, the enthusiasm of the people who come to visit the takjil market on Soekarno-Hatta Street was never empty. This thing makes it very popular, especially among young people in Malang City.

Moreover, it's a strategic location and close proximity to the universities such as the State Polytechnic of Malang, Brawijaya University, UIN Maulana Malik Ibrahim, Widyagama University, and etc.

In addition, the takjil market in the Soekarno-Hatta Street area also provides a place for parking, for both 2 and 4-wheeled vehicles.

Talking about prices, the visitors do not need to worry because food and snacks at this takjil market are sold in quite affordable prices and of course friendly for student pockets.

Maghfirotun, one of the visitors who is a student from the State Polytechnic of Malang, often visits Taman Krida Budaya to buy takjil for iftar.

She said, "I usually come here with my friends, around 16.30. It's really crowded! There are many options for food. I often buy egg rolls, dimsum, and fruit ice. Anyway, the prices are affordable, starting from Rp. 1,000."







Berburu Takjil, Taman Krida Budaya Ramai Pengunjung di Bulan Ramadhan

Malang - Ngabuburit atau berburu takjil menjadi kegiatan yang dinantikan bagi sebagian orang saat berpuasa di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan memang identik dengan adanya pasar takjil di sejumlah daerah, termasuk di Kota Malang, Jawa Timur. 

Ada beberapa titik yang menjadi lokasi para penjual takjil dan sangat cocok jika dipilih sebagai tempat untuk ngabuburit atau menghabiskan waktu sebelum berbuka puasa.

Salah satu titik lokasi yang ramai dengan pasar takjil yaitu Taman Krida Budaya yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta dan sekaligus berhadapan dengan Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

Taman Krida Budaya di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dipadati penjual takjil dan pengunjung.

Pada hari-hari biasa, arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta Malang cukup ramai. Namun, saat bulan puasa, kawasan ini akan dipadati oleh pedagang takjil. Tempat ini menjadi langganan bagi para pedagang takjil yang berjualan saat bulan Ramadhan.

Mereka menjual berbagai makanan berat, camilan, minuman segar, aneka gorengan untuk berbuka puasa seperti nasi pecel, nasi goreng, bakso, mie ayam, es campur, es buah, es degan, dimsum, cilok, siomay, telur gulung, batagor, pangsit dan beragam olahan seafood.

Seorang ibu penjual gorengan sedang melayani pembeli.

Tidak mengherankan jika pasar takjil di Taman Krida Budaya ini selalu ramai dipenuhi pengunjung mulai jam 4 sore hingga selesai waktu berbuka puasa. Bahkan, karena padatnya orang yang berjalan di bahu jalan, kemacetan pun sulit untuk dihindari.

Keadaan tersebut menimbulkan kepadatan arus lalu lintas. Kendaraan-kendaraan yang melewati kawasan ini harus mengurangi laju kecepatan.

Suasana pasar takjil di Taman Krida Budaya menjelang buka puasa. 

Meskipun demikian, antusias dari masyarakat yang datang mengunjungi pasar takjil di Jalan Soekarno-Hatta ini tidak pernah sepi. Hal ini menjadikannya sangat populer terutama di kalangan anak-anak muda di Kota Malang.

Apalagi lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan sejumlah kampus seperti Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, UIN Maulana Malik Ibrahim, dan Universitas Widyagama dan masih banyak lagi.

Selain itu, pasar takjil di kawasan Jalan Soekarno-Hatta ini juga menyediakan tempat untuk parkir, baik untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4.


Berbicara tentang harga, para pengunjung tidak perlu khawatir karena jajanan di pasar takjil ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau dan tentunya ramah di kantong mahasiswa.


Maghfirotun, salah satu pengunjung yang merupakan seorang mahasiswi dari Politeknik Negeri Malang, sering datang ke Taman Krida Budaya untuk membeli takjil berbuka puasa. 


"Biasanya aku datang ke sini sama teman-teman, sekitar jam 16.30. Ramai banget! Menu makanannya juga banyak. Aku sering beli telur gulung, dimsum sama es buah. Harganya terjangkau pokoknya, mulai dari Rp, 1.000 an." ujarnya. 


Mahasiswa Wajib Tahu: Inilah Masjid “Sultan” Penyedia Bukber Mewah di Malang

Video suasana berbuka puasa gratis di masjid "sultan" Abdullah Permata Jingga, Malang

MALANG- Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang paling ditunggu mahasiswa untuk mencari takjil gratis. Tiap tahunnya, banyak masjid di Malang yang menyediakan takjil bahkan iftar secara cuma-cuma. Kerap menjadi incaran, Masjid Abdullah Permata Jingga harus masuk list paling atas untuk didatangi. Pasalnya, masjid sultan ini selama tiga puluh hari membagikan makanan mewah rasa bintang lima.

Masjid yang berlokasi di Jalan Permata Jingga III, Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru ini tidak pernah sepi dari pengunjung.  Tiap hari masjid ini menyediakan takjil dan makanan berat untuk dibagikan kepada para jamaah yang didominasi mahasiswa. 

Aneka takjil gratis nan mewah di Masjid Permata Jingga

Takjil yang dibagikan berupa tiga buah kurma, satu jajanan, air putih, dan segelas teh. Mahasiswa dibebaskan mengambil air dan teh sepuasnya. Jajanannya cukup beragam, seperti kue basah, kue kering, dan gorengan. 

Makanan utamanya tersedia bermacam-macam dan berbeda tiap harinya. Bagaimana tidak mewah, bukan hanya porsi makanan yang banyak, namun menunya pun sangat menggunggah selera. Dimulai dari Soto Banjar, nasi uduk, sate daging, ayam geprek, nasi krawu dan masih banyak lagi. 

Hidangan utama berupa nasi krawu dan Soto Banjar

Setelah memarkirkan motor, mahasiswa bisa langsung mengambil dan memilih takjil sesuai yang diinginkan. Setelah itu panitia akan memberi kupon untuk ditukarkan nantinya.

Tak sebatas menu makanan, tema kegiatan di masjid ini pun bervariasi. Sambil menunggu adzan, biasanya diisi dengan acara ceramah singkat, kajian bersama teman-teman difabel, serta pemaparan materi public speaking. 

Setelah memakan takjil, kegiatan dilanjut dengan salat maghrib berjamaah. Lalu, mahasiswa bisa menukar kupon dengan makanan yang dibagikan panitia. Bila tidak ingin menyantapnya secara langsung, mahasiswa diperbolehkan untuk membawa pulang makanan tersebut. 

Foto Bunda Santi, salah satu panitia yang bertugas membagikan takjil dan kupon iftar

Menurut “Bunda” Santi, salah satu panitia di sana, acara ini telah berlangsung bertahun-tahun lamanya. Kabar baiknya, kegiatan buka bersama ini akan terus berlanjut di tahun berikutnya.

“Kalau untuk donaturnya sendiri berasal dari warga di perumahan ini, mbak. Panitianya juga pemuda, ibu-ibu sama bapak-bapak di sekitar sini”, tutur Bunda, panggilan untuk panitia wanita.

Santi juga menjelaskan bahwa tak hanya sebatas membagikan makanan, masjid ini memiliki banyak kegiatan lain di Bulan Ramadhan. Contohnya mengaji bersama, I’tikaf yang dilanjut dengan sahur bersama, lalu kajian ba’da Subuh.

“Untuk jumlah makanan yang kita sediakan biasanya sekitar empat ratus sampai lima ratus box tiap hari, mbak. Dan itu selalu ludes, alhamdulillah”, jelas Santi.

Area masjid dari sisi samping kanan, tempat makanan dan minuman disiapkan

Mahasiswa tak perlu khawatir jika tidak mendapat kupon. Karena Masjid Permata Jingga menyediakan makanan pengganjal seperti Pop Mie dan bapau. Tujuannya untuk dinikmati mahasiswa sementara panitia memesan makanan tambahan. 

Masjid sultan ini juga sangat menerapkan aturan islam. Salah satunya adalah dengan memisahkan tempat perempuan dan laki-laki. Tak sebatas tempat makan, satpam yang bertugas pun memisahkan tempat parkir motor. Di samping itu, keamanan di masjid sangat terjamin. 

Safira, salah satu pengunjung yang merupakan mahasiswa Polinema, merasa sangat puas dan kenyang setelah berbuka puasa di masjid ini.

“Ini adalah pertama kalinya aku ke sini, meskipun aku sudah tahu kegiatan ini sejak tahun 2020”, kata Safira. Menurutnya, masjid Permata Jingga menyediakan makanan dan fasilitas luar biasa. Layak disebut masjid bintang lima. 

Fasilitas di masjid ini sangat lengkap. Toilet dan tempat wudhu yang bersih, serta mukenah yang tiap hari selalu harum membuat siapapun nyaman dan betah.


Pasar Santai V, the House of Creativity

Malang 11/04/2023, Pasar Santai V, is a newly established community event that aims to develop creativity and innovation among the people. Located in Malang Creative Center, its creative space offers a wide range of creative work and workshops for all people. A great destination if you are looking for a creative space.

An event that has been running from 6-16 April. This event is held by the youngster community to provide a space for the local brand to shine and compete. This event exists to help young businessmen to promote their creative idea and make them grow. Pasar Santai V offers many creative attractions that will please your eyes, your needs for fashion, and of course your stomach.

Visitors interaction in one of the tenants, Pasar Santai V

At Pasar Santai V, visitors can expect to find a wide range of activities and events. There are talk shows with a variety of topics, from the economy to photography, graphic design, and many more. There is also an art exhibition and live music performances staring many local guest stars and artists.

Since it is being held in Malang Creative Center, everything here is the product of creativity. In Pasar Santai V, visitors can find many local brands, run by young people that have the potential to compete with the current market. Pasar Santai V is a great example of how to grow creativity and entrepreneurship through sharing and exploring.

One of the unique features of Pasar Santai V is its art exhibition. Here visitors can enjoy many variations of arts. Provided by local artists both emerging and established. Visitors can expect to see a wide range of styles and mediums, from bold to colorful abstract paintings and delicate and unique styles of paintings.

“I love arts, any kind of arts. And the most eye-catching art here, in the art exhibition, for me is this painting made of coconut shell. It shows the creativity of the creator of this beautiful art. The creativity and the commitment the artist put into making this art are incredible. I mean, it is made of small pieces of coconut shell, and you must be focused to not mess anything up. And it must be hard to find the right piece to be placed here to make one huge and beautiful art.” Says Ilham, one of the visitors at Pasar Santai V.

The painting made of coconut shell, Pasar Santai V, Malang

Pasar Santai V is the house of creativity itself. This a great example of how an initiative from a certain community can have a huge impact on the positiveness of the local community and small businesses. With its commitment to sustainability, inclusivity, and creativity, it could be a great medium for many people to deliver their idea and help them grow. 

Pasar Santai V, Tempat Berbagai Hal Unik dan Kreatif

Malang 04/11/2023, Pasar Santai V merupakan acara komunitas yang baru didirikan yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi di kalangan masyarakat local, dan tentu saja para pebisnis muda. Terletak di Malang Creative Center, ruang kreatif ini menawarkan berbagai karya kreatif dan workshop untuk semua kalangan. Tujuan yang bagus jika Anda ingin menggali potensi ide-ide kreatif.

Acara yang berjalan selama sepuluh hari tersebut diadakan oleh komunitas anak muda, untuk memberikan ruang bagi brand lokal untuk bersinar dan bersaing. Ruang kreatif ini hadir untuk membantu pengusaha muda mempromosikan ide kreatif mereka dan membuatnya berkembang. Pasar Santai V menawarkan banyakopsi kreatif yang dapat memanjakan mata, kebutuhan fashion, dan tentu saja, perut Anda.

Beberapa pengunjung sedang melihat-lihat di salah satu tenant, Pasar Santai V, Malang

Di Pasar Santai V, pengunjung dapat menemukan berbagai macam kegiatan dan acara yang seru. Ada talkshow dengan berbagai topik, mulai dari ekonomi hingga fotografi, desain grafis, dan masih banyak lagi. Ada juga pameran seni dan pertunjukan musik live yang menampilkan banyak bintang tamu dan artis lokal.

Karena acara ini sendiri digelar di Malang Creative Center, maka semua yang ada di sini adalah buah hasil kreativitas semua orang. Di Pasar Santai V pengunjung bisa menemukan banyak merek lokal yang dijalankan oleh anak muda yang berpotensi bersaing dengan pasar saat ini. Pasar Santai V adalah contoh yang bagus tentang bagaimana menumbuhkan kreativitas dan kewirausahaan melalui berbagi ide dan eksplorasi keberagaman.

Salah satu keunikan Pasar Santai V adalah pameran seninya. Di sini pengunjung bisa menikmati banyak variasi kesenian. Disediakan oleh seniman lokal baik yang baru muncul maupun yang sudah mapan. Pengunjung dapat berharap untuk melihat berbagai gaya dan media, dari lukisan abstrak yang berani hingga berwarna-warni dan gaya lukisan yang halus dan unik.

“Saya suka seni, seni apapun. Dan seni yang paling eye catching di sini, di pameran seni, bagi saya adalah lukisan yang terbuat dari tempurung kelapa ini. Ini menunjukkan kreativitas seorang seniman dengan karya yang indah ini. Kreativitas dan komitmen seorang seniman dalam membuat karya ini sungguh luar biasa. Coba lihat saja, ini terbuat dari potongan-potongan kecil batok kelapa, dan Anda harus fokus agar tidak mengacaukan apa pun. Dan pasti sulit untuk menemukan bagian yang tepat untuk ditempatkan di sini demi membuat satu karya seni yang besar dan indah ini .” Ujar Ilham, salah satu pengunjung di Pasar Santai V.

Lukisan dari batok kelapa, Pasar Santai V, Malang

Pasar Santai V adalah darirumah kreativitas itu sendiri. Sebuah contoh yang hebat tentang bagaimana inisiatif dari sebuah komunitas tertentu dapat memiliki dampak positif yang sangat besar bagi produk lokal dan usaha-usaha kecil. Dengan komitmennya terhadap keberlanjutan, inklusivitas, dan kreativitas, ini bisa menjadi media yang bagus bagi banyak orang untuk menyampaikan ide dan membantu mereka berkembang.

Konsep Menarik Hotel Grand Mercure Mirama, Malang

 



Grand Mercure Malang adalah hotel premium yang terletak di jalur utama kota Malang dikelilingi oleh pegunungan yang indah, kawasan bisnis, dan tempat wisata seperti Hawaii Waterpark Malang dan banyak tujuan wisata lainnya di daerah Batu. Hotel ini memiliki 264 kamar termasuk 11 suite dan 2 suite presiden, banyak restoran, kafe kopi, sky lounge, grand ballroom, 6 ruang pertemuan dan 4 ruang pertemuan parsial, kolam renang, gym, penyewaan sepeda dan spa. Lokasi site yang menarik dengan luas lahan yang cukup luas membuat proyek Grand Mercure Malang Mirama menghadirkan desain yang mengacu pada keinginan klien dan operator.

 

General Manager Grand Mercure Malang Mirama, Sugitho Adhie mencontohkan beberapa area dengan desain interior yang mencerminkan keindahan alam Yohannes Mochtar dari Renovatio, Surabaya, Jawa Timur. “Ini spot yang instagramable,” kata Sigitho.

 

ANALOGI TAMAN DAN BEBATUAN



Kami melakukan hotel tour pada tanggal 12 Oktober 2022 lalu melakukan identifikasi pada desain interior bangunan dan konsep yang ditawarkan oleh Hotel Grand Mercure Mirama, Malang. 

Dirancang oleh fxarchitectstudio, komposisi desain massa bangunan hotel ini menggunakan analogi taman dengan bebatuan di sekitarnya. Massa bangunan masing-masing dianalogikan dengan tiga batu besar yang kemudian dikisahkan membentuk Lobby Podium, Massing Tower, dan Ballroom sehingga menghasilkan alas yang keras, kasar, dan curam. Mencerminkan filosofi merek hotel premium untuk menghormati adat istiadat setempat dan melestarikan keaslian, properti ini memberikan penghargaan kepada komunitas kreatif yang mengelilinginya, dengan bahan dan karya seni lokal yang terlihat di seluruh.

 

 Untuk desain interior, konsep yang diajukan untuk hotel ini terinspirasi dari identitas kota Malang sebagai “Kota Bunga” yang memiliki daya tarik tersendiri, dan cukup terkenal di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Desain yang ditangani oleh Renovatio Design Studio dibuat anti mainstream dengan memadukan unsur urban kontemporer dan budaya tradisional dengan paduan suasana urban dan alam.

 

Hotel ini sangat memperhatikan setiap detail dari setiap tempat. Setiap ruangan memiliki tema dan ciri khas tersendiri, seperti pada skylounge yang sedang dibangun terdapat lukisan Dewi Kendedes berukuran besar dan detail ruangan yang sangat artistik. Di lobi, pilar dan eternit putih dengan garis abu-abu cocok dengan lantai. Jika dilihat dari bawah, siluet tersebut menunjukkan bentuk mahkota bunga yang sedang mekar. Begitu juga dengan background pada resepsi berupa motif kelopak bunga tiga dimensi.