Top News

Debut pertama Kelas 3A BIKBP menulis berita di koran online

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label M. Andre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label M. Andre. Tampilkan semua postingan

History and Contents of the Museum of Malang Tempo Doloe

 History and Contents of the Museum of Malang Tempo Doloe


Malang Tempo Doloe Museum front view


Malang, even though the name seems sad, but who would have thought that in this city there are so many very interesting and unique places. Starting from the natural attractions, the atmosphere of the city and even the museums in this city are very interesting to visit. For those of you who come from Malang or who were born in Malang City, it's not right if you have never visited this unique museum, namely the Malang Tempo Doloe Museum. From the name alone, you must have imagined how the atmosphere was in ancient times in Malang City. Don't get me wrong, even though the name sounds ancient, this museum is different from other museums. You will find a fresh and modern atmosphere.



There is not a single impression of horror or spookiness from this place because the Malang Tempo Doloe Museum has the concept of 'New Concept Modern Live Museum' or uses a modern concept. From the outside, this museum does look modern and visitors don't expect that there are various kinds of historical objects used by the people of Malang in ancient times.


Apart from that, for those of you who are lazy to read stories about the history of the kingdom, a documentary about the history of the kingdom that once occupied the city of Malang will be shown here. So knowledge will increase directly.


Besides that, the Malang Tempoe Doloe Museum is also very suitable for you and your family who want to spend vacation time in Malang City. Apart from refreshing your mind, of course your child will also have a deeper experience of history.



The Malang Tempo Doloe Museum is not difficult to find because it is located next to the Inggil restaurant, which is a restaurant with a museum concept owned by Dwi Cahyono. Malang Tempo Doloe Museum is located at Jalan Gajahmada no. 2, or to be exact behind Malang City Hall, Kiduldalem, Klojen, Malang City, East Java.


The Malang Tempo Doloe Museum may still be foreign to the public's ears because this museum was only inaugurated on October 22, 2012.




The museum was inaugurated directly by Dwi Cahyono, Chairman of the Malang Arts Council and also the owner of the Malang Tempo Doloe Museum and the owner of Resto Inggil which is located next to this museum.


He is also the person who initiated the Malang Tempo Doloe Festival event which is usually held annually on Jalan Ijen. Even though it is a new museum, Malang Tempo Doloe is quite interesting to visit if friends happen to be in Malang. Because here, people will see history in a more modern way.


Many visitors who come here not only to find out about the condition of Malang City in ancient times, but also to have fun with the existing collectibles, of course.


Uniquely, the Malang Tempo Doloe Museum is categorized based on the time period that is adjusted to the historical sequence of Malang City.



Access to Malang Tempo Doloe Museum is quite easy because of its location in the city center. To reach the Malang Tempo Doloe Museum, you can use private vehicles or public transportation. If using a private vehicle, just point your vehicle towards the city center of Malang or Malang City Hall. The location of the museum is behind the city hall area, precisely on Jl. Gajah Mada No. 2.

Sejarah dan Isi Museum Malang Tempo Doloe

 Sejarah dan Isi Museum Malang Tempo Doloe


Malang, walaupun namanya seperti menyedihkan namun siapa sangka di kota ini terdapat banyak sekali tempat yang sangat menarik dan unik. Mulai dari wisata alamnya, suasana kotanya bahkan museum-museum yang ada di kota ini pun sangat menarik untuk dikunjungi. Bagi Anda yang berasal dari Malang atau lahir di Kota Malang belum pas rasanya bila tidak pernah mengunjungi museum unik yang satu ini, yakni Museum Malang Tempo Doeloe. Dari namanya saja pasti telah terbayang dibenak anda bagaimana suasana pada zaman dahulu di Kota Malang. Jangan salah, meski dari namanya terdengar kuno, namun museum ini berbeda dari museum lainnya. Anda akan menjumpai suasana yang fresh dan modern.

Museum Malang Tempo Doloe tampak depan


Tak ada satu pun kesan horor maupun seram dari tempat ini karena Museum Malang Tempo Doeloe memiliki konsep 'New Concept Modern Live Museum' atau menggunakan konsep modern. Dari luar museum ini memang terlihat modern dan pengunjung pun tak menyangka bila dalamnya tersimpan berbagai macam benda-benda sejarah yang digunakan oleh masyarakat Malang pada zaman dahulu.

Selain itu, untuk Anda yang malas membaca cerita seiarah kerajaan disini akan ditampilkan documenter tentang sejarah kerajaan yang pernah menduduki Kota Malang. Sehingga ilmu pengetahuan akan bertambah secara langsung.

Selain itu, Museum Malang Tempoe Dole ini juga sangat pas untuk Anda dan keluarga yang ingin menghabiskan waktu liburan di Kota Malang. Selain untuk me-refresh pikiran, tentu anak Anda pun akan memiliki pengalaman yang lebih dalam mengenai sejarah.





Museum Malang Tempo Doeloe tidak sulit untuk ditemukan karena letaknya yang bersebelahan dengan rumah makan Inggil, yakni rumah makan berkonsep museum milik Dwi Cahyono. Museum Malang Tempo Doeloe beralamat di Jalan Gajahmada no. 2, atau tepatnya di belakang Balai Kota Malang, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.


Museum Malang Tempo Doeloe mungkin mash asing di telinga masyarakat karena memang museum ini baru diresmikan pada tanggal 22 Oktober 2012.




Museum in diresmikan langsung oleh Dwi Cahyono, Ketua Dewan Kesenian Malang dan juga merupakan owner dari Museum Malang Tempo Doeloe serta pemilik dari Resto Inggil yang terletak disebelah museum ini.

Beliau juga adalah orang yang menggagas event Festival Malang Tempo Doeloe yang biasa digelar setiap tahunnya di Jalan ljen. Meski termasuk museum baru, tetapi Malang Tempo Doeloe cukup menarik untuk dikunjungi jika teman-teman kebetulan berada di Malang. Sebab di sini, masyarakat akan melihat sejarah dengan cara yang lebih modern.


Banyak pengunjung yang datang kesini selain untuk mengetahui bagaimana kondisi Kota Malang pada zaman dahulu juga untuk berselfi ria dengan barang-barang koleksi yang ada tentunya.

Uniknya lagi, Museum Malang Tempo Doeloe ini dikategorikan berdasarkan periode waktu yang disesuaikan dengan urutan sejarah dari Kota Malang.



Akses menuju Museum Malang Tempo Doeloe cukuplah mudah karena letaknya yang berada di pusat kota. Untuk mencapai Museum Malang Tempo Doeloe, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, tinggal arahkan kendaraan Anda menuju pusat kota Malang atau Balai Kota Malang. Lokasi museum berada di belakang area balai kota, tepatnya di Jl. Gajah Mada No. 2.

Kebakaran Di Stasiun Penyimpanan Bahan Bakar Indonesia Menewaskan 17 Orang

 Beberapa rumah terbakar dan membuat warga sekitar di daerah padat penduduk menjadi panik, beberapa di antaranya melarikan diri dengan membawa barang-barang mereka, menurut rekaman dari penyiar.


17 orang tewas pada kebakaran yang terjadi pada hari Jumat di stasiun penyimpanan bahan bakar yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Indonesia Pertamina di ibu kota Jakarta, kata seorang pejabat di unit pemadam kebakaran utama kota tersebut (Pertamina).

Kebakaran terjadi pada jam 8 malam waktu setempat, kejadian ini melahap habis beberapa rumah penduduk yang membuat mereka panik. Beberapa di antaranya melarikan diri dengan barang-barang mereka, dari rekaman penyiar.

Seorang juru bicara dari Pertamina mengatakan pada Jumat malam bahwa api telah padam sekitar dua jam kemudian.


Warga berjalan melewati kendaraan yang terbakar di lingkungan yang terkena kebakaran depot bahan bakar di Jakarta, Indonesia, Sabtu, 4 Maret 2023. Kebakaran besar terjadi di depot penyimpanan bahan bakar di ibukota Indonesia Jumat, menewaskan banyak orang, melukai puluhan yang lain dan memaksa evakuasi ribuan penduduk terdekat setelah menyebar ke lingkungan mereka, kata para pejabat. (AP Photo/Tatan Syuflana) Tatan Syuflana / AP


Api masih terlihat di sekitar rumah warga setelah itu, kata seorang petugas pemadam kebakaran di akun Instagram unit tersebut. Dua dari korban yang tewas adalah anak-anak, sementara 50 orang terluka termasuk satu anak, menurut Rahmat Kristanto, seorang petugas di unit pemadam kebakaran.

Sebagian besar orang yang terluka menderita luka bakar dan pemerintah akan membiayai perawatan medis mereka, kata penjabat gubernur Jakarta Heru Budi Hartono kepada wartawan. Tak lama setelah kebakaran terjadi, ledakan terdengar dalam rekaman yang dibagikan di media sosial, meskipun Reuters tidak dapat mengautentikasi klip tersebut.

Di dekat posko, warga memadati area sementara petugas pemadam kebakaran membawa kantong jenazah berwarna oranye. Badan mitigasi bencana Jakarta mengatakan warga telah dievakuasi ke masjid terdekat.

Siswandi, seorang warga berusia 21 tahun, mengatakan bahwa pemandangan itu “kacau, saat kami melarikan diri bersama korban yang terluka dan yang setengah terbakar, dan itu menyebabkan kepanikan di antara orang-orang,” itu terjadi saat dia mengambil semua dokumen berharga dari rumahnya.

 

Pusat panggilan pos pemadam kebakaran utama Jakarta mengatakan telah mengirim 51 unit ke daerah Plumpang di Jakarta Utara, menambahkan bahwa apinya sangat besar. Pertamina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penyebab insiden tersebut masih diselidiki dan upaya evakuasi sedang dilakukan. Perusahaan mengatakan pasokan BBM untuk wilayah Jakarta tetap aman karena direncanakan mengalihkan pasokan dari terminal lain.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meminta maaf atas kebakaran tersebut dan mengatakan kita dari pihak Pertamina akan "bercermin secara internal untuk menghindari insiden serupa terjadi lagi". Stasiun bahan bakar ini (Pertamina)  memiliki kapasitas lebih dari 300.000 kilo liter, menurut departemen pemerintahan negara itu.


Sumber : NBCNews


Grand Mercure Hadirkan Pameran Budaya


Para mahasiswa Program Studi D-IV Bahasa Inggris Komunikasi Bisnis untuk Profesional dan Program Studi Bahasa Inggris untuk Industri Pariwisata Jurusan Administrasi Niaga dari Politeknik Negeri Malang mengunjungi salah satu hotel bintang lima, Grand Mercure Mirama pada hari Rabu (12/10/2022).

Kunjungan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman dasar terkait industri perhotelan bagi para mahasiswa yang berkunjung ke Politeknik Negeri Malang. Tidak hanya mahasiswa, para dosen juga tidak luput menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengenal lebih dalam etika jamuan makanan (Table Manner).

Dengan dipandu oleh staff Grand Mercure Mirama, para mahasiswa menunjukkan ketertarikan mereka terhadap apa yang ditampilkan di dalam hotel. Banyak mahasiswa bersemangat mengabadikan spot-spot budaya yang nampak di beberapa sudut hotel. Mahasiswa juga nampak sangat bersemangat mendengarkan penjelasan dan sharing pengalaman dari staff Grand Mercure Malang. Berbagai pertanyaan diajukan, menunjukkan minat tinggi mahasiswa.

Pameran ini berisikan mulai dari pakaian, kain, lukisan, topeng dll. Dan uniknya mereka menggandeng para pegiat UMKM dan pelajar mulai dari jenjang SMA/SMK hingga Kuliah untuk mengisi stan yang disediakan oleh Grand Mercure Mirama.

"Pameran ini sangat baik diadakan. Mengetahui era 4.0 ini banyak para pemuda sudah melupakan budayanya." Ungkap Brillian Adam salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Malang

Sementara itu, Lintang Fajar selaku ketua kelas 3A Bahasa Inggris Bisnis Komunikasi untuk Profesional juga ikut menanggapi pameran tersebut. "Menurut saya itu adalah hal yang sangat bagus karena melihat Grand Mercure merupakan hotel bintang lima namun memadukan budaya. Sehingga hal tersebut dapat menaikkan budaya dan UMKM ke pasar internasional." Tandasnya

Satrio Widodo selaku rekan dari Lintang Fajar juga ikut menanggapi pameran budaya di Grand Mercure Malang Mirama "Menurut saya hal ini sangat menarik, bahwa Grand Mercure bisa memberi panggung para seniman terutama kepada mereka yang masih di jenjang pendidikan." Ujarnya