Top News

Debut pertama Kelas 3A BIKBP menulis berita di koran online

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Mendapat Banyak Kritikan dalam Peranya sebagai Ariel di “Little Mermaid” Halle Bailey: Tidak terlalu mengejutkan

 

(Halle Bailey memberi tanggapan tentang reaksi netizen dalam perannya di 'The Little Mermaid' dalam sebuah wawancara terbaru.)


Halle Bailey memberi tanggapan tentang komentar penonton dalam peranya di 'The Little Mermaid' pada sebuah wawancara terbaru.

Halle Bailey tak sabar menunggu perilisan film live-action terbarunya ‘The Little Mermaid’.

Bailey juga sangat antusias untuk menantikan reaksi penonton terhadap proyek terbarunya tersebut, walaupun banyak tanggapan buruk yang tersebar.

Dalam wawancara terbarunya dengan The Faced pada Kamis kemarin, penyanyi sekaligus aktor tersebut mengatakan bahwa komentar negatif yang muncul saat pertama kali Bailey diperkenalkan sebagai pemeran karakter Ariel dalam film ‘The little Mermaid', tidak membuatnya terkejut dan terusik.

“Sebagai orang kulit hitam, kamu akan sering mendapatakn hal ini dan itu tidak terlalu mengejutkan lagi,” kata aktris yang mendaptakan nominasi Grammy tersebut.

“Orang-orang tidak mengerti bahwa ketika Anda berkulit hitam, terdapat pihak-pihak lain selain anda”, dia menambahkan. “Sangat penting bagi kami untuk melihat diri kami sendiri.”

Bailey juga menyebutkan bahwa setelah teaser tersebut dirilis, orang tuanya mulai membagikan video tentang putri yang berperan sebagai putri Ariel.

“Itu membuat saya merasa lebih bersyukur atas keberadaan saya,” tambahanya.

(Halle Bailey mengahadiri D23 2022 pada bulan September di Anaheim, California.)

Bintang yang sedang naik daun ini juga memuji pembuat film "Little Mermaid" karena mengizinkan identitas aslinya untuk menjadi bagian dari iterasi baru putri Disney akuatik ini, khususnya yang berkaitan dengan rambutnya.

"Sebagai wanita kulit hitam, rambut adalah spiritual, terutama identitas," kata Bailey, juga menyebutkan bahwa sebagian besar waktu persiapan di set dikhususkan untuk menganalisis bagaimana rambutnya bergerak lihai di dalam air.

“Sangat keren bagi mereka untuk menjadikan Ariel versi saya dengan identitas saya,” tambahnya.

"The Little Mermaid", yang berdasarkan animasi klasik tahun 1989, juga dibintangi Melissa McCarthy sebagai penyihir laut Ursula. Film ini akan mulai tayang pada 26 Mei.


Inang, Film Horor Pertama Sutradara Fajar Nugros Sengaja Mengangkat Mitos Jawa

 

Inang, Film Horor Pertama Sutradara Fajar Nugros

Sengaja Mengangkat Mitos Jawa

 

 

Di bulan Oktober lalu kita dimanjakan dengan berbagai film horor untuk merayakan Halloween month. Kurang pas rasanya kalau kita tidak membahas film-film horor lokal yang akhir-akhir ini sangat digemari. Satu di antaranya Inang film horor yang dibuat tahun 2021 dari rumah produksi IDN Pictures dan disutradarai oleh Fajar Nugros.

----

 

Judul dari film Inang sendiri berasal dari kata “induk” di mana film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu hamil untuk menyelamatkan anak yang dikandungnya.


 

 

 

Film Inang  sendiri tayang serentak di bioskop Indonesia pada tanggal 13 Oktober 2022 dan juga menjadi film horor-thriller indonesia pertama yang tayang di Festival Film Fantasi International Bucheon (Bifan) di Korea Selatan pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.

 

Beberapa aktor senior dan terkenal menjadi pemain dalam film Inang ini. Di antaranya ada Naysilla Mirdad, Lydia Kandou, Dimas Anggara, Rukman Rosadi, Pritt Timothy, hingga Totos Rasiti. Film Inang  ini juga menjadi debut film horor dari Naysila Mirdad yang sering riwa-riwi di dunia persinetronan Indonesia dan juga film pertama dimana anak dan ibu (Naysila Mirdad dan Lydia Kandou) beradu peran dalam frame yang sama.

 

Film ini bukan tipikal film yang serem karena banyak hantunya atau jumpscare, tetapi lebih menjuru ke genre horor dengan tambahan thriller yang cukup membuat ngeri. Di sepanjang film Inang kita tidak akan menemukan sosok-sosok hantu yang menyeramkan, tetapi kita akan diajak ke dalam cerita yang mungkin akan related dalam kehidupan.

 

Sang sutradara Fajar Nugros mengungkapkan bahwa film Inang ini menitikberatkan pengorbanan orang tua untuk anaknya. “Kadang-kadang kita nggak pernah tau orang tua kita melakukan pengorbanan apa sih? dan Gue berharap setelah menonton film ini, kita akan berpikir orang tua gue udah ngelakuin apa ya buat gue?” kata Fajar dalam interview di Youtube HAHAHA TV. Minggu (13/11)

 

Awal mula munculnya ide dalam film ini adalah berdasarkan pengalaman Fajar yang simpatik melihat perempuan hamil yang bersusah payah sendirian dalam perjalan KRL Commuter Line perjalanan Tangerang ke Jakarta. Dari itu munculkah pertanyaan bagaimana kota besar memperlakukan perempuan? apakah sudah ramah atau sebaliknya?


Selain mengambil cerita tentang pengorbanan orang tua untuk anaknya, sisi menarik dari film Inang adalah mengangkat kepercayaan orang jawa yaitu tentang Rebo Wekasan. Merupakan hari rabu terakhir dibulan safar dalam kalender islam atau bisa disebut hari petaka. Mitos ini menjelaskan barangsiapa yang lahir di bulan Rabu Wekasan harus diruwat agar terhindar dari malapetaka. 

“Saya selalu dekat dengan banyak selamatan. Dikit-dikit selamatan. Itu menempel hingga saya besar. Ketika melihat mbak-mbak itu saya berpikir, kita yang nggak lahir di bulan yang sial aja kita selamatan supaya selamat, bagaimana dengan mereka yang lahir di hari itu” Ungkap Fajar dalam Konferensi Pers di Jakarta yang dikutip di artikel mediaindonesia.com Minggu (13/11) 

Film Inang mengisahkan seorang karyawan swalayan bernama Wulan yang diperankan oleh Naysila Mirdad yang dihamili pacarnya dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban. Wulan yang tidak mau melakukan aborsi akhirnya mencari solusi via online untuk menyelamatkan bayi yang dikandungnya.

 

 

 Akhirnya dia bertemu dengan keluarga Santoso ( Rukman Rosadi dan Lydia Kandou) yang mau mengambil hak asuh atas anaknya Wulan nanti setelah lahir. Wulan menjalankan sisa-sisa hari sebelum kelahiran di rumah keluarga santoso. Dari situ lah Wulan merasakan hal yang aneh dan mistis selama tinggal bersama keluarga Santoso. 

Di dalam film kita akan melihat dan merasakan budaya jawa yang kental mulai dari interior rumah keluarga santoso, ritual-ritual yang mistis, dan juga dialog-dialog bahasa jawa yang khas.

`        

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai film horor pertama seorang  sutradara yang  sering membuat film komedi, tantangan terbesar yang  dirasakan oleh Fajar Nugros yaitu tidak bisa merancang film horor yang mengerikan.

 “Gue nggak cocok bikin film horor karena gue penakut. Dikit-dikit nangis, Dikit-dikit tersentuh dan nggak tega” ujarnya di Youtube HAHAHA TV.

 

Tetapi di film Inang  ini membuktikan bahwa Fajar Nugros yang juga menyutradarai film Yowes Ben bisa membuat hal yang baru keluar dari zona nyamannya yang  biasanya membuat film genre drama atau komedi.

Pada awal film ini tidak akan digarap oleh Fajar, tetapi karena beberapa hal dan juga kemepetan waktu, akhirnya film ini berhasil diselesaikan dan menjadikan film horor pertamanya selama 1 dekade dalam dunia perfilman.

Selama penayangannya hingga 30 Oktober film Inang telah ditonton lebih dari 800 ribu penonton. Dalam kunjungannya di redaksi Jawa Pos Surabaya, Fajar Nugros mengungkapkan kemungkinan adanya sekuel Inang jika tembus 1 juta penonton.

Kita nantikan saja kabar baik dari kemungkinkan film Inang selanjutnya dan juga film-film menarik lainya dari sutradara Fajar Nugros.

 

Sehat-Sehat Terus Ya Bund!!

(Jargon film Inang)