Top News

Debut pertama Kelas 3A BIKBP menulis berita di koran online

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Berburu Takjil, Taman Krida Budaya Ramai Pengunjung di Bulan Ramadhan

Malang - Ngabuburit atau berburu takjil menjadi kegiatan yang dinantikan bagi sebagian orang saat berpuasa di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan memang identik dengan adanya pasar takjil di sejumlah daerah, termasuk di Kota Malang, Jawa Timur. 

Ada beberapa titik yang menjadi lokasi para penjual takjil dan sangat cocok jika dipilih sebagai tempat untuk ngabuburit atau menghabiskan waktu sebelum berbuka puasa.

Salah satu titik lokasi yang ramai dengan pasar takjil yaitu Taman Krida Budaya yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta dan sekaligus berhadapan dengan Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

Taman Krida Budaya di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dipadati penjual takjil dan pengunjung.

Pada hari-hari biasa, arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta Malang cukup ramai. Namun, saat bulan puasa, kawasan ini akan dipadati oleh pedagang takjil. Tempat ini menjadi langganan bagi para pedagang takjil yang berjualan saat bulan Ramadhan.

Mereka menjual berbagai makanan berat, camilan, minuman segar, aneka gorengan untuk berbuka puasa seperti nasi pecel, nasi goreng, bakso, mie ayam, es campur, es buah, es degan, dimsum, cilok, siomay, telur gulung, batagor, pangsit dan beragam olahan seafood.

Seorang ibu penjual gorengan sedang melayani pembeli.

Tidak mengherankan jika pasar takjil di Taman Krida Budaya ini selalu ramai dipenuhi pengunjung mulai jam 4 sore hingga selesai waktu berbuka puasa. Bahkan, karena padatnya orang yang berjalan di bahu jalan, kemacetan pun sulit untuk dihindari.

Keadaan tersebut menimbulkan kepadatan arus lalu lintas. Kendaraan-kendaraan yang melewati kawasan ini harus mengurangi laju kecepatan.

Suasana pasar takjil di Taman Krida Budaya menjelang buka puasa. 

Meskipun demikian, antusias dari masyarakat yang datang mengunjungi pasar takjil di Jalan Soekarno-Hatta ini tidak pernah sepi. Hal ini menjadikannya sangat populer terutama di kalangan anak-anak muda di Kota Malang.

Apalagi lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan sejumlah kampus seperti Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, UIN Maulana Malik Ibrahim, dan Universitas Widyagama dan masih banyak lagi.

Selain itu, pasar takjil di kawasan Jalan Soekarno-Hatta ini juga menyediakan tempat untuk parkir, baik untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4.


Berbicara tentang harga, para pengunjung tidak perlu khawatir karena jajanan di pasar takjil ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau dan tentunya ramah di kantong mahasiswa.


Maghfirotun, salah satu pengunjung yang merupakan seorang mahasiswi dari Politeknik Negeri Malang, sering datang ke Taman Krida Budaya untuk membeli takjil berbuka puasa. 


"Biasanya aku datang ke sini sama teman-teman, sekitar jam 16.30. Ramai banget! Menu makanannya juga banyak. Aku sering beli telur gulung, dimsum sama es buah. Harganya terjangkau pokoknya, mulai dari Rp, 1.000 an." ujarnya. 


Pasar Santai V, Tempat Berbagai Hal Unik dan Kreatif

Malang 04/11/2023, Pasar Santai V merupakan acara komunitas yang baru didirikan yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi di kalangan masyarakat local, dan tentu saja para pebisnis muda. Terletak di Malang Creative Center, ruang kreatif ini menawarkan berbagai karya kreatif dan workshop untuk semua kalangan. Tujuan yang bagus jika Anda ingin menggali potensi ide-ide kreatif.

Acara yang berjalan selama sepuluh hari tersebut diadakan oleh komunitas anak muda, untuk memberikan ruang bagi brand lokal untuk bersinar dan bersaing. Ruang kreatif ini hadir untuk membantu pengusaha muda mempromosikan ide kreatif mereka dan membuatnya berkembang. Pasar Santai V menawarkan banyakopsi kreatif yang dapat memanjakan mata, kebutuhan fashion, dan tentu saja, perut Anda.

Beberapa pengunjung sedang melihat-lihat di salah satu tenant, Pasar Santai V, Malang

Di Pasar Santai V, pengunjung dapat menemukan berbagai macam kegiatan dan acara yang seru. Ada talkshow dengan berbagai topik, mulai dari ekonomi hingga fotografi, desain grafis, dan masih banyak lagi. Ada juga pameran seni dan pertunjukan musik live yang menampilkan banyak bintang tamu dan artis lokal.

Karena acara ini sendiri digelar di Malang Creative Center, maka semua yang ada di sini adalah buah hasil kreativitas semua orang. Di Pasar Santai V pengunjung bisa menemukan banyak merek lokal yang dijalankan oleh anak muda yang berpotensi bersaing dengan pasar saat ini. Pasar Santai V adalah contoh yang bagus tentang bagaimana menumbuhkan kreativitas dan kewirausahaan melalui berbagi ide dan eksplorasi keberagaman.

Salah satu keunikan Pasar Santai V adalah pameran seninya. Di sini pengunjung bisa menikmati banyak variasi kesenian. Disediakan oleh seniman lokal baik yang baru muncul maupun yang sudah mapan. Pengunjung dapat berharap untuk melihat berbagai gaya dan media, dari lukisan abstrak yang berani hingga berwarna-warni dan gaya lukisan yang halus dan unik.

“Saya suka seni, seni apapun. Dan seni yang paling eye catching di sini, di pameran seni, bagi saya adalah lukisan yang terbuat dari tempurung kelapa ini. Ini menunjukkan kreativitas seorang seniman dengan karya yang indah ini. Kreativitas dan komitmen seorang seniman dalam membuat karya ini sungguh luar biasa. Coba lihat saja, ini terbuat dari potongan-potongan kecil batok kelapa, dan Anda harus fokus agar tidak mengacaukan apa pun. Dan pasti sulit untuk menemukan bagian yang tepat untuk ditempatkan di sini demi membuat satu karya seni yang besar dan indah ini .” Ujar Ilham, salah satu pengunjung di Pasar Santai V.

Lukisan dari batok kelapa, Pasar Santai V, Malang

Pasar Santai V adalah darirumah kreativitas itu sendiri. Sebuah contoh yang hebat tentang bagaimana inisiatif dari sebuah komunitas tertentu dapat memiliki dampak positif yang sangat besar bagi produk lokal dan usaha-usaha kecil. Dengan komitmennya terhadap keberlanjutan, inklusivitas, dan kreativitas, ini bisa menjadi media yang bagus bagi banyak orang untuk menyampaikan ide dan membantu mereka berkembang.

Korea Selatan, Negara dengan Tingkat Kesuburan Terendah

Seorang wanita menggendong anaknya disebuah toko di Seongnam, Korea Selatan, 21 Januari 2019


Seoul, Korea Selatan (CNN) — Tingkat kesuburan Korea Selatan, yang merupakan yang terendah di dunia, telah turun lagi. Membuat usaha negara tersebut untuk meningkatkan populasinya menjadi dalam bahaya.

Badan statistik nasional melaporkan pada hari Rabu, bahwa tingkat kesuburan atau jumlah rata-rata anak yang diharapkan per wanita, turun menjadi 0,78 pada tahun 2022 - turun dari 0,81 tahun sebelumnya.

Suatu negara membutuhkan tingkat kesuburan 2,1 untuk mempertahankan populasi yang stabil tanpa imigrasi.

Tingkat kelahiran Korea Selatan telah turun sejak 2015, dan negara tersebut mencatat lebih banyak kematian daripada kelahiran untuk pertama kalinya pada tahun 2020, tren yang terus berlanjut sejak saat itu.

Pada tahun 2022, negara tersebut mencatat sekitar 249.000 kelahiran dan 372.800 kematian.

Penurunan demografi serupa terlihat di beberapa negara Asia lainnya termasuk Jepang dan China, meningkatkan kekhawatiran akan ada terlalu sedikit kinerja muda untuk mendukung populasi lansia yang membengkak.

Sementara itu, wanita Korea juga menunda untuk memiliki anak. Usia rata-rata melahirkan di Korea Selatan adalah 33,5 tahun lalu.

Para ahli mengatakan alasan pergeseran demografis ini terjadi di banyak sektor termasuk budaya kerja yang menuntut, upah yang stagnan, meningkatnya biaya hidup, perubahan sikap terhadap pernikahan dan kesetaraan gender, serta meningkatnya kekecewaan di kalangan generasi muda.

Namun terlepas dari peran faktor ekonomi, membuang uang untuk masalah tersebut terbukti tidak efektif. September lalu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengakui bahwa lebih dari $200 miliar telah dihabiskan untuk meningkatkan populasi selama 16 tahun terakhir.

Pemerintah Korea Selatan telah memperkenalkan berbagai prakarsa seperti memperpanjang cuti paternitas berbayar, menawarkan "baby voucher" kepada orang tua baru, dan kampanye sosial yang mendorong laki-laki untuk berkontribusi dalam pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga.

Tetapi para ahli dan warga mengatakan lebih banyak dukungan diperlukan sepanjang hidup seorang anak - serta perubahan pada beberapa masalah sosial yang mengakar.

Misalnya, masyarakat Korea Selatan masih tidak menyukai orang tua tunggal, dengan perawatan IVF tidak tersedia untuk wanita lajang.

Pasangan dalam pasangan non-tradisional juga menghadapi diskriminasi; Korea Selatan tidak mengakui pernikahan sesama jenis dan peraturan mempersulit pasangan yang tidak menikah untuk mengadopsi.

Sumber: CNN 

Semua yang Kamu Perlu Ketahui Tentang Busana Kylie Jenner yang Berkepala Singa


Tidak ada yang lebih hebat daripada menggunakan predator puncak sebagai bros. Pada hari Senin, Kylie Jenner mencuri perhatian di runway couture Schiaparelli di Paris ketika dia tiba dengan gaun strapless beludru hitam yang dihiasi dengan kepala singa seukuran aslinya pra-rilis dari koleksi couture Musim Semi dan Panas 2023 yang memulai debutnya Nanti.

Kepala palsu hiper-realistis menutupi keseluruhan tubuh Jenner. Dia menyelesaikan pakaiannya dengan sepasang selempang Schiaparelli hitam dengan sepatu berjari emas.

Beberapa saat setelah duduk, tampilan singa surealis Jenner terlihat lagi di runway bersama serangkaian ansambel binatang lainnya. Menurut catatan pertunjukan, koleksi tersebut terinspirasi oleh “Inferno” Dante dan sembilan lingkaran neraka, sebuah metafora untuk keraguan dan siksaan kreatif yang dialami semua seniman, tulis direktur kreatif Daniel Roseberry.

Menggambar secara harfiah dari tiga binatang yang muncul dalam puisi abad ke-14, Roseberry menata ulang macan tutul, singa, dan serigala betina dalam koleksi; “masing-masing mewakili nafsu, kesombongan dan keserakahan.” Naomi Campbell memodelkan mantel bulu hitam berbentuk kotak dengan kepala serigala muncul dari bahu kiri, sementara model Kanada Shalom Harlow mengenakan gaun macan tutul salju tanpa tali dengan kepala kucing yang terletak di dada.

Potongan yang memutar kepala dibuat seluruhnya dengan tangan dari resin busa dan bahan buatan manusia lainnya. Namun, meskipun Schiaparelli menyebutkan bahwa karya-karya tersebut adalah “faux-taxidermy”, kesamaan visual dengan piala dalam perburuan menunjukkan bahwa beberapa pengguna media sosial menganggap koleksi tersebut sulit untuk diapresiasi.

Tapi untuk Roseberry, jika pakaian itu menimbulkan rasa takut maka mereka sudah melakukan tugasnya. “Inferno, Purgatorio, Paradiso: Yang satu tidak bisa ada tanpa yang lain,” tutupnya dalam catatan pertunjukan. “Ini adalah pengingat bahwa tidak ada yang namanya surga tanpa neraka; tidak ada kegembiraan tanpa kesedihan; tidak ada ekstase ciptaan tanpa siksaan keraguan.”

Source: CNN News

Mendapat Banyak Kritikan dalam Peranya sebagai Ariel di “Little Mermaid” Halle Bailey: Tidak terlalu mengejutkan

 

(Halle Bailey memberi tanggapan tentang reaksi netizen dalam perannya di 'The Little Mermaid' dalam sebuah wawancara terbaru.)


Halle Bailey memberi tanggapan tentang komentar penonton dalam peranya di 'The Little Mermaid' pada sebuah wawancara terbaru.

Halle Bailey tak sabar menunggu perilisan film live-action terbarunya ‘The Little Mermaid’.

Bailey juga sangat antusias untuk menantikan reaksi penonton terhadap proyek terbarunya tersebut, walaupun banyak tanggapan buruk yang tersebar.

Dalam wawancara terbarunya dengan The Faced pada Kamis kemarin, penyanyi sekaligus aktor tersebut mengatakan bahwa komentar negatif yang muncul saat pertama kali Bailey diperkenalkan sebagai pemeran karakter Ariel dalam film ‘The little Mermaid', tidak membuatnya terkejut dan terusik.

“Sebagai orang kulit hitam, kamu akan sering mendapatakn hal ini dan itu tidak terlalu mengejutkan lagi,” kata aktris yang mendaptakan nominasi Grammy tersebut.

“Orang-orang tidak mengerti bahwa ketika Anda berkulit hitam, terdapat pihak-pihak lain selain anda”, dia menambahkan. “Sangat penting bagi kami untuk melihat diri kami sendiri.”

Bailey juga menyebutkan bahwa setelah teaser tersebut dirilis, orang tuanya mulai membagikan video tentang putri yang berperan sebagai putri Ariel.

“Itu membuat saya merasa lebih bersyukur atas keberadaan saya,” tambahanya.

(Halle Bailey mengahadiri D23 2022 pada bulan September di Anaheim, California.)

Bintang yang sedang naik daun ini juga memuji pembuat film "Little Mermaid" karena mengizinkan identitas aslinya untuk menjadi bagian dari iterasi baru putri Disney akuatik ini, khususnya yang berkaitan dengan rambutnya.

"Sebagai wanita kulit hitam, rambut adalah spiritual, terutama identitas," kata Bailey, juga menyebutkan bahwa sebagian besar waktu persiapan di set dikhususkan untuk menganalisis bagaimana rambutnya bergerak lihai di dalam air.

“Sangat keren bagi mereka untuk menjadikan Ariel versi saya dengan identitas saya,” tambahnya.

"The Little Mermaid", yang berdasarkan animasi klasik tahun 1989, juga dibintangi Melissa McCarthy sebagai penyihir laut Ursula. Film ini akan mulai tayang pada 26 Mei.


Kekurangan Pangan, Korea Utara Menjadi Semakin Terpuruk, Ini Kata Para Ahli




Seoul, Korea Selatan (CNN) — Kekhawatiran tentang kekurangan makanan kronis di Korea Utara meningkat, berbagai sumber menunjukkan bahwa minggu ini kemungkinan menyebabkan kematian akibat kelaparan.

Beberapa ahli mengatakan negara itu telah mencapai titik terburuk sejak kasus kelaparan tahun 1990-an yang dikenal sebagai "Maret yang Sulit" yang menyebabkan kelaparan massal dan menewaskan ratusan ribu orang, atau diperkirakan 3-5% dari populasi yang saat itu berjumlah 20 juta orang.

Data perdagangan, citra satelit, penilaian oleh PBB dan otoritas Korea Selatan semuanya menunjukkan bahwa pasokan makanan kini telah “menurun di bawah jumlah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan minimum manusia,” menurut Lucas Rengifo-Keller, seorang analis penelitian di Peterson Institute for International Economy.

Bahkan jika makanan didistribusikan secara merata, sesuatu yang hampir tidak terbayangkan di Korea Utara di mana elit dan militer diprioritaskan, Rengifo-Keller mengatakan “Anda akan mengalami kematian karena kelaparan.”

Pejabat Korea Selatan setuju dengan penilaian itu. Seoul baru-baru ini mengumumkan bahwa kematian akibat kelaparan terjadi di beberapa daerah di Korea Utara. Meskipun memiliki bukti kuat untuk mendukung klaim itu, hal ini menjadi sulit karena isolasi negara tersebut. Hanya sedikit ahli yang meragukan penilaiannya.

Bahkan sebelum pandemi Covid-19, hampir setengah dari populasi Korea Utara kekurangan gizi, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB. Tiga tahun perbatasan tertutup dan isolasi hanya dapat memperburuk keadaan.

Merasa putus asa karena situasi tersebut, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengadakan pertemuan Partai Buruh selama empat hari di minggu ini untuk membahas perbaikan sektor pertanian. Dia menyebut "transformasi fundamental" dalam pertanian, negara serta rencana ekonomi dan kebutuhan untuk memperkuat kontrol negara atas pertanian.

Truk-truk Korea Utara yang memuat karung jagung menunggu izin di perbatasan China pada tahun 1997, selama periode kelaparan yang dikenal sebagai "Maret yang Sulit".

Tetapi beberapa ahli mengatakan, Pyongyang hanya menyalahkan dirinya sendiri atas masalah tersebut. Selama pandemi, Pyongyang meningkatkan kecenderungan isolasionisnya, membangun pagar lapis kedua sepanjang 300 kilometer dari perbatasannya dengan China dan membatasi perdagangan lintas batas yang dapat diaksesnya. Dalam satu tahun terakhir telah menghabiskan sumber daya yang berharga untuk melakukan sejumlah tes rudal.

“Ada perintah menembak di depan mata (di perbatasan) yang diberlakukan pada Agustus 2020. Blokade pada pariwisata dan perdagangan, termasuk perdagangan resmi yang sangat terbatas (sebelumnya),” kata Lina Yoon, seorang peneliti senior di Human Rights Watch.

Selama tahun 2022, China secara resmi mengekspor hampir 56 juta kg gandum atau tepung maslin dan 53.280 kg sereal dalam bentuk biji-bijian ke Korea Utara, menurut data bea cukai China.

Tapi tindakan keras Pyongyang telah menahan perdagangan tidak resmi, seperti yang ditunjukkan Yoon yaitu “Salah satu jalur kehidupan utama pasar di Korea Utara adalah tempat orang asli Korea Utara membeli produk.”

Kasus-kasus di mana orang menyelundupkan produk China ke negara itu, dengan menyuap penjaga perbatasan hampir tidak ada sejak perbatasan ditutup.

Berbagai ahli mengatakan, akar permasalahannya adalah kesalahan dalam mengelola ekonomi selama bertahun-tahun. Upaya Kim Jong Un untuk meningkatkan kontrol negara hanya akan memperburuk keadaan.

“Perbatasan Korea Utara perlu dibuka untuk memulai kembali perdagangan dan membawa barang-barang ini untuk meningkatkan pertanian serta bahan makanan bagi penduduk. Tetapi saat ini mereka mengutamakan isolasi dan represi,” kata Yoon.


Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berpidato di Partai Buruh Korea di Pyongyang, Korea Utara, pada 26 Februari 2023.

Tetapi seperti yang ditunjukkan oleh Rengifo-Keller, bukanlah kepentingan Kim untuk membiarkan perdagangan tidak resmi di masa lalu muncul kembali di negara yang diperintah secara dinasti ini. “Rezim tidak menginginkan kelas wirausaha berkembang yang dapat mengancam kekuatannya.”

Lalu, ada tes rudal yang tetap menjadi obsesi Kim dan penolakannya secara terus-menerus atas tawaran bantuan dari negara tetangganya.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin, mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara minggu lalu bahwa “Satu-satunya cara agar Korea Utara dapat keluar dari masalah ini adalah kembali ke meja dialog dan menerima tawaran kemanusiaan kami serta membuat pilihan yang lebih baik untuk kedepannya."

Pada hari Kamis 2 Maret 2023, Menteri Han Duck-soo mengatakan kepada CNN “Situasi memburuk, intelijen kami menunjukkan bahwa kebijakan mereka berubah. Ketua (Kim Jong Un) ingin memberikan banyak tekanan untuk membuat negara didikte. Anda tahu, persediaan makanan untuk rakyat mereka tidak akan berfungsi.”

Kementerian Unifikasi Seoul dengan cepat menunjukkan bahwa Pyongyang tetap fokus pada program rudal dan nuklirnya daripada memberi makan rakyatnya sendiri.

Dalam pengarahan bulan lalu, wakil juru bicara Lee Hyo-jung mengatakan, “Menurut lembaga penelitian lokal dan internasional, jika Korea Utara menggunakan biaya rudal yang diluncurkannya tahun lalu untuk persediaan makanan, itu akan cukup untuk membeli lebih dari satu juta ton makanan. Diyakini lebih dari cukup untuk menutupi kekurangan pangan tahunan Korea Utara.”

Badan pembangunan pedesaan Seoul yakin produksi tanaman Korea Utara tahun lalu 4% lebih rendah dari tahun sebelumnya akibat banjir dan cuaca buruk. Rengifo-Keller khawatir puncak dari efek ini ditambah dengan "pendekatan sesat terhadap kebijakan ekonomi" rezim dapat berdampak buruk pada populasi yang sudah menderita.

“Ini adalah populasi yang kekurangan gizi kronis selama beberapa dekade. Tingkat stunting yang tinggi dan semua petunjuk menunjukkan situasi yang memburuk. Jadi, tidak perlu banyak untuk memberi tekanan pada negara dalam kelaparan.”




Oleh: , CNN

Source:

https://edition.cnn.com/2023/03/03/asia/north-korea-hunger-famine-food-shortages-intl-hnk/index.html







Pertama Ikut Malang Fashion Week, Dyan Permata Langsung Menang

Malang Fashion Week atau MFW pertama kali digelar pada tahun 2019. Setiap tahun konsepnya berbeda. Tahun 2022, event yang diadakan di Transmart MX Mall, 27-30 Oktober itu mengusung tema Art of Beat.

Selain menampilkan karya-karya desainer profesional dan lokal, juga diadakan berbagai lomba. Salah Fashion Design competition. Pemenang lomba ini berhak menampilkan karyanya di runway fashion MFW.

Dyan Permata, siswi sekolah desain Merachel, berhasil menjadi pemenang ketiga. Karyanya dia beri judul Cyberpunk. Inspirasinya dari game yang biasa dia mainkan.



Awal mula ide baju tersebut bukan berasal dari referensi gambar ataupun kainnya melainnkan warna, Dyan berkata warna merupakan dasar dari baju tersebut dibuat. setelah itu lanjut ke tahap berikutnya yaitu produksi. ”Waktu ngerjainnya 2 minggu. Empat hari buat belanja bahan dan lainnya 10 hari buat proses jahitnya,” kata Dyan.

”Nggak ada kendala atau bagian yang susah dikerjain sih waktu proses jahitnya. Cuma karena sambil belajar ya waktu itu, masih meraba-raba. Kayak desainku tuh kayak gini jadi harus kayak gini” tambahnya.

Dyan sama sekali tidak bermimpi menjadi salah satu pemenang. Maklum, ini adalah lomba pertama bagi perempuan berusia muda itu.

”Aku meyakinkan diriku kalau ini cuma latihan gitu. Tahu prosesnya terus ternyata lomba itu kayak gini” ungkapnya

Desain baju yang dibuat oleh Dyan itu kontemporer. Namun juga semiformal karena ada blazernya. Baju tersebut cocok untuk daily life.

Dyan memiliki impian untuk menjadi desainer profesional. Dia begitu enjoy mengikuti sekolah desain. Dari dulu dia memang suka menggambar.

Prestasi di MFW 2022 membuatnya semakin bersemangat mewujudkan impiannya itu. Suatu saat nanti Dyan ingin membangun brand-nya sendiri. (*)

Jauhkan Anak dari Gadget, Gaya Parenting Tasya Kamila Tuai Pujian

 

    Perjuangan menjadi orang tua, terutama seorang ibu tidak berhenti setelah melahirkan. Justru perjalanannya baru saja dimulai. Di era digital sekarang ini, para ibu dan calon ibu dapat dengan mudah mendapatkan informasi dalam setiap tahapan atau fase yang dijalani. Itu pula yang dialami Tasya Kamila, penyanyi cilik di era 90-an.

    Tasya Kamila memang sudah bukan artis lagi. Namun, dia masih mendapat perhatian besar dari masyarakat. Terutama setelah penyanyi yang memopulerkan lagu Anak Gembala itu punya buah hati. Dari pernikahannya dengan Randi Bachtiar, Tasya dikaruniai seorang putra, Arrasya Wardhana Bachtiar, yang lahir tiga tahun silam.

    Perempuan 29 tahun itu begitu bersemangat dalam belajar dan meluangkan waktu untuk sang buah hati. Juga rajin mencari informasi dari berbagai sumber seperti internet dan dokter anak untuk mempelajari tahapan tumbuh dan kembang anak sesuai usianya. 

   Menurut Tasya, pola didik sejak usia dini sangat berpengaruh terhadap kebiasaan anak di kemudian hari. Melalui akun Instagramnya @tasyakamila, dia sering membagikan tips tentang pola pengasuhan anak. Perempuan pemilik zodiak Scorpio itu pun tak segan berbagi informasi bagaimana cara merawat serta mengasuh Arrasya. 

    Salah satunya dalam hal pemenuhan gizi dan nutrisi yang cukup untuk anak. Sejak mendapatkan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), Arrasya selalu nampak lahap makan. Hal ini dikarenakan Tasya selalu melakukan aturan makan untuk Arrasya. Misalnya makan harus duduk. 

    Selain itu, Tasya juga benar-benar memperhatikan asupan gizi sang anak. Menurutnya, nutrisi yang cukup akan sangat membantu kemampuan berpikir sang anak sekaligus menjaga imunitasnya. Tentu saja, makanan tersebut harus makanan yang sehat dengan gizi seimbang.

    Tasya selalu memberikan kesempatan kepada anaknya untuk belajar sendiri. Hal tersebut bertujuan untuk melatih sang anak agar bisa menggali dan menemukan minat, bakat, dan potensinya sendiri untuk perkembangan kognitif Arrasya. "Saya mempelajari hal-hal baru dalam mendidik Arrasya supaya bisa tumbuh dan berkembang secara optimal," kata perempuan kelahiran 22 November 1992 itu.

   Tasya pun sering mengajak sang anak untuk melakukan hal-hal baru. Berenang misalnya. Hal ini dimaksudkan agar sang anak memiliki banyak kenangan dan pengalaman di masa kecilnya. Selain itu, juga bisa menumbuhkan serta memupuk rasa percaya diri pada anak untuk melakukan suatu hal baru.

    Walaupun terdengar sepele, bermain bersama anak dapat menumbuhkan bonding atau ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Selain itu, interaksi yang terjadi ketika bermain dengan anak akan memperkaya kosa kata sang anak. Tasya Kamila juga selalu menyempatkan waktu untuk bermain dengan anak di tengah-tengah kesibukannya. Dia juga membatasi screen time atau penggunaan gadget pada anaknya.

    Dalam masa-masa golden age anak, para orang tua diharapkan mampu untuk melatih semua aspek dalam diri sang anak, seperti melatih dan menstimulasi motorik. Tasya sering kali mengajak sang anak bermain basket. Hal ini bertujuan untuk mengasah motorik kasar sang anak.

   Fakta menariknya, Arrasya berhasil mencuri perhatian publik dengan hobinya yang suka mengoleksi kipas angin. Dia yang baru berusia 3 tahun bisa mengetahui jenis-jenis kipas dan cara menyalakannya. Tidak hanya kegemarannya terhadap kipas angin, kebiasaan Arrasya yang jauh dari gadget membuat banyak orang menjadi kagum dengan pola asuh Tasya. 

     Ilmu parenting atau pola dalam mengasuh anak memang sangat penting untuk dipelajari para orang tua. Baik sebelum atau setelah menjadi orang tua. Hal ini berguna untuk menunjang tumbuh kembang serta pembentukan karakter pada diri sang anak.

Inang, Film Horor Pertama Sutradara Fajar Nugros Sengaja Mengangkat Mitos Jawa

 

Inang, Film Horor Pertama Sutradara Fajar Nugros

Sengaja Mengangkat Mitos Jawa

 

 

Di bulan Oktober lalu kita dimanjakan dengan berbagai film horor untuk merayakan Halloween month. Kurang pas rasanya kalau kita tidak membahas film-film horor lokal yang akhir-akhir ini sangat digemari. Satu di antaranya Inang film horor yang dibuat tahun 2021 dari rumah produksi IDN Pictures dan disutradarai oleh Fajar Nugros.

----

 

Judul dari film Inang sendiri berasal dari kata “induk” di mana film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu hamil untuk menyelamatkan anak yang dikandungnya.


 

 

 

Film Inang  sendiri tayang serentak di bioskop Indonesia pada tanggal 13 Oktober 2022 dan juga menjadi film horor-thriller indonesia pertama yang tayang di Festival Film Fantasi International Bucheon (Bifan) di Korea Selatan pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.

 

Beberapa aktor senior dan terkenal menjadi pemain dalam film Inang ini. Di antaranya ada Naysilla Mirdad, Lydia Kandou, Dimas Anggara, Rukman Rosadi, Pritt Timothy, hingga Totos Rasiti. Film Inang  ini juga menjadi debut film horor dari Naysila Mirdad yang sering riwa-riwi di dunia persinetronan Indonesia dan juga film pertama dimana anak dan ibu (Naysila Mirdad dan Lydia Kandou) beradu peran dalam frame yang sama.

 

Film ini bukan tipikal film yang serem karena banyak hantunya atau jumpscare, tetapi lebih menjuru ke genre horor dengan tambahan thriller yang cukup membuat ngeri. Di sepanjang film Inang kita tidak akan menemukan sosok-sosok hantu yang menyeramkan, tetapi kita akan diajak ke dalam cerita yang mungkin akan related dalam kehidupan.

 

Sang sutradara Fajar Nugros mengungkapkan bahwa film Inang ini menitikberatkan pengorbanan orang tua untuk anaknya. “Kadang-kadang kita nggak pernah tau orang tua kita melakukan pengorbanan apa sih? dan Gue berharap setelah menonton film ini, kita akan berpikir orang tua gue udah ngelakuin apa ya buat gue?” kata Fajar dalam interview di Youtube HAHAHA TV. Minggu (13/11)

 

Awal mula munculnya ide dalam film ini adalah berdasarkan pengalaman Fajar yang simpatik melihat perempuan hamil yang bersusah payah sendirian dalam perjalan KRL Commuter Line perjalanan Tangerang ke Jakarta. Dari itu munculkah pertanyaan bagaimana kota besar memperlakukan perempuan? apakah sudah ramah atau sebaliknya?


Selain mengambil cerita tentang pengorbanan orang tua untuk anaknya, sisi menarik dari film Inang adalah mengangkat kepercayaan orang jawa yaitu tentang Rebo Wekasan. Merupakan hari rabu terakhir dibulan safar dalam kalender islam atau bisa disebut hari petaka. Mitos ini menjelaskan barangsiapa yang lahir di bulan Rabu Wekasan harus diruwat agar terhindar dari malapetaka. 

“Saya selalu dekat dengan banyak selamatan. Dikit-dikit selamatan. Itu menempel hingga saya besar. Ketika melihat mbak-mbak itu saya berpikir, kita yang nggak lahir di bulan yang sial aja kita selamatan supaya selamat, bagaimana dengan mereka yang lahir di hari itu” Ungkap Fajar dalam Konferensi Pers di Jakarta yang dikutip di artikel mediaindonesia.com Minggu (13/11) 

Film Inang mengisahkan seorang karyawan swalayan bernama Wulan yang diperankan oleh Naysila Mirdad yang dihamili pacarnya dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban. Wulan yang tidak mau melakukan aborsi akhirnya mencari solusi via online untuk menyelamatkan bayi yang dikandungnya.

 

 

 Akhirnya dia bertemu dengan keluarga Santoso ( Rukman Rosadi dan Lydia Kandou) yang mau mengambil hak asuh atas anaknya Wulan nanti setelah lahir. Wulan menjalankan sisa-sisa hari sebelum kelahiran di rumah keluarga santoso. Dari situ lah Wulan merasakan hal yang aneh dan mistis selama tinggal bersama keluarga Santoso. 

Di dalam film kita akan melihat dan merasakan budaya jawa yang kental mulai dari interior rumah keluarga santoso, ritual-ritual yang mistis, dan juga dialog-dialog bahasa jawa yang khas.

`        

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai film horor pertama seorang  sutradara yang  sering membuat film komedi, tantangan terbesar yang  dirasakan oleh Fajar Nugros yaitu tidak bisa merancang film horor yang mengerikan.

 “Gue nggak cocok bikin film horor karena gue penakut. Dikit-dikit nangis, Dikit-dikit tersentuh dan nggak tega” ujarnya di Youtube HAHAHA TV.

 

Tetapi di film Inang  ini membuktikan bahwa Fajar Nugros yang juga menyutradarai film Yowes Ben bisa membuat hal yang baru keluar dari zona nyamannya yang  biasanya membuat film genre drama atau komedi.

Pada awal film ini tidak akan digarap oleh Fajar, tetapi karena beberapa hal dan juga kemepetan waktu, akhirnya film ini berhasil diselesaikan dan menjadikan film horor pertamanya selama 1 dekade dalam dunia perfilman.

Selama penayangannya hingga 30 Oktober film Inang telah ditonton lebih dari 800 ribu penonton. Dalam kunjungannya di redaksi Jawa Pos Surabaya, Fajar Nugros mengungkapkan kemungkinan adanya sekuel Inang jika tembus 1 juta penonton.

Kita nantikan saja kabar baik dari kemungkinkan film Inang selanjutnya dan juga film-film menarik lainya dari sutradara Fajar Nugros.

 

Sehat-Sehat Terus Ya Bund!!

(Jargon film Inang)



 

 

 

Grand Mercure Malang padukan kearifan Lokal

 


Hotel merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang perekonomian di suatu daerah, apalagi jika daerah tersebut terkenal dengan wisatanya. Grand Mercure Malang Mirama adalah salah satu hotel premium kelas international yang dimiliki oleh kota Malang. Hotel ini terletak di jalur utama Malang yang secara langsung dikelilingi oleh pegunungan yang indah, kawasan bisnis, dan berbagai destinasi wisata lainya. Setahun tepat Hotel Mercure Mirama Malang berdiri pada 10 Oktober kemarin, dan Grand Mercure Mirama Malang telah menjadi salah satu aset berharga bagi kota Malang atas kontribusinya dalam meningkatkan roda perekonomian kota Malang. Dengan standar pelayananan kelas international, Hotel Grand Mercure juga menjunjung budaya lokal. Mereka menerapkan konsep hotel yang ramah akan tamu asing namun tetap dibalut dengan nuansa budaya lokal yang cukup kental. Akulturasi merupakan kata yang tepat dalam menggambarkan tema dari hotel ini, mulai dari desain interior, makanan, karya seni, dan lain-lain.

Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Hotel Grand Mercure Mirama Malang.Jika membicarakan tentang akulturasi akan sangat berhubungan erat dengan budaya dan seni. Dalamhal ini Hotel Mercure berkolaborasi dengan seniman setempat untuk mengenalkan budaya dan karyasenidalam acara anniversary 1 tahun Hotel Mercure Mirama Malang. Sangat banyak karya seni yangdipamerkan seperti kain batik, patung, sarung , dan lukisan merupakan karya yang paling banyak dipamerkan. Pameran seni ini merupakan bentuk akulturasi dan kolaborasi yang sangat serasi. Dengan menggandeng para seniman lokal mereka secara tidak langsung dapat memamerkan karya mereka dari berbagai macam karya seni mereka terjadi percampuran berbagai budaya.



Ragam kearifan lokal yang paling terlihat dari Hotel Grand Mercure Malang Mirama adalah makanan dan konsep dari Skylounge . Seperti yang biasa kita lihat di dalam kebudayaan kita, makanan merupakan hal yang fundamental karena makanan adalah cerminan dari budaya itu sendiri. Hotel Grand Mercure Mirama Malang menawarkan berbagai jenis hidangan dengan menerapkan konsep Culture Fusion Food "untuk mengedepankan kuliner Khas Indonesia, Kami dengan bangga menghadirkan menu - menu Fusion" ungkap Head Manager Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adi.

Konsep Skylounge Grand Mercure Malang Mirama pun juga mengadaptasi dari Kerajaan Singosari dengan menghadirkan lukisan 3 Dimensi Kendedes sebagai bentuk pengartian keindahan, keelok-an dan ketenangan, "Ini adalah lukisan 3 dimensi dari Kendedes dengan kecantikan-nya, yang dapat memikat Ken Arok" tutur Tidar, Art director.


Pelayanan Kelas Internasional Hotel Grand Mercure

 


Malang- Jurusan Administrasi Niaga Polinema pada hari rabu tgl 12 oktober 2022 bertempat hotel Grand mercure malang Miramar menyelenggarakan program berupa table manner dengan harapan dapat bermanfaat saat bergelut didunia kerja nanti. Table manner yang diikuti oleh mahasiswa D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional dan D4 Bahasa Inggris untuk Industru Pariwisata tersebut mengajarkan mahasiswa untuk bagaimana cara bersikap di acara formal terutama saat berada di meja makan.
Grand mercure malang Miramar adalah hotel premium bintang 5 pertama di kota malang yang berlokasi strategis di kawasan bisnis. Bintang 5 pada hotel bukan lah isapan jempol belaka,terlihat saat memasuki kawasan hotel disambut hangat dengan senyuman dan pada saat keluar dari bis mahasiswa di pandu ke pintu masuk sampai akhirnya berada di tempat acara, sebelum acara dimulai kami disuguhi makanan sembari menunggu acara dimulai.

Hotel Tour

Sebelum acara utama, yaitu table manner, pihak hotel mengadakan hotel tour yang ditujukan untuk mahasiswa. Dalam sesi hotel tour tersebut tiap pemandu menjelaskan dengan detail tiap layanan atau fasilitas yang tersedia yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Dalam tiap pemberhentian di suatu fasilitas hotel, mahasiswa selalu disambut senyum hangat dari para pegawai hotel atau penanggung jawab dari fasilitas tersebut, "seluruh pegawai hotel sangat ramah dan mengetahui dengan baik tentang apa yang dipertanggung jawabkan kepada mereka, seluruh informasi yang diberikan sangat lengkap, para pegawai juga selalu tidak lupa menawarkan kepada kami untuk mencoba fasilitas dan layanan mereka tanpa sungkan" tutur salah satu mahasiswa.


Acara Utama 

Pada saat main event, yaitu table manner itu sendiri, seluruh pelayanan yang diberikan sangatlah memuaskan. Pada saat awal perjamuan, pelayan memakaikan napkins untuk mahasiswa dengan senyuman. Gelas air yang ada dimeja tidak pernah kosong, pelayan selalu mengisi ulang gelas yang sudah kelihatan tinggal sedikit, "Dengan pelayan yang selalu me-refill gelas air, kami merasa tertolong, mengingat main event yang memakan waktu cukup lama." tutur salah satu mahasiswa. Dalam mengantarkan hidangan, pelayan selalu bergerak cepat, alhasil tidak ada mahasiswa yang menunggu lama untuk menunggu lama makanan untuk datang dimeja mereka. Pada saat acara berlangsung, seluruh pelayan selalu siap diposisi mereka masing-masing, tidak ada yang duduk bersantai. Menurut para mahasiswa, acara table manner ini sangatlah menyenangkan dan sarat akan ilmu yang berguna, beberapa mahasiswa juga merekomendasikan agar acara serupa agar digelar tiap tahun untuk para mahasiswa baru.

Grand Mercure Hadirkan Pameran Budaya


Para mahasiswa Program Studi D-IV Bahasa Inggris Komunikasi Bisnis untuk Profesional dan Program Studi Bahasa Inggris untuk Industri Pariwisata Jurusan Administrasi Niaga dari Politeknik Negeri Malang mengunjungi salah satu hotel bintang lima, Grand Mercure Mirama pada hari Rabu (12/10/2022).

Kunjungan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman dasar terkait industri perhotelan bagi para mahasiswa yang berkunjung ke Politeknik Negeri Malang. Tidak hanya mahasiswa, para dosen juga tidak luput menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengenal lebih dalam etika jamuan makanan (Table Manner).

Dengan dipandu oleh staff Grand Mercure Mirama, para mahasiswa menunjukkan ketertarikan mereka terhadap apa yang ditampilkan di dalam hotel. Banyak mahasiswa bersemangat mengabadikan spot-spot budaya yang nampak di beberapa sudut hotel. Mahasiswa juga nampak sangat bersemangat mendengarkan penjelasan dan sharing pengalaman dari staff Grand Mercure Malang. Berbagai pertanyaan diajukan, menunjukkan minat tinggi mahasiswa.

Pameran ini berisikan mulai dari pakaian, kain, lukisan, topeng dll. Dan uniknya mereka menggandeng para pegiat UMKM dan pelajar mulai dari jenjang SMA/SMK hingga Kuliah untuk mengisi stan yang disediakan oleh Grand Mercure Mirama.

"Pameran ini sangat baik diadakan. Mengetahui era 4.0 ini banyak para pemuda sudah melupakan budayanya." Ungkap Brillian Adam salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Malang

Sementara itu, Lintang Fajar selaku ketua kelas 3A Bahasa Inggris Bisnis Komunikasi untuk Profesional juga ikut menanggapi pameran tersebut. "Menurut saya itu adalah hal yang sangat bagus karena melihat Grand Mercure merupakan hotel bintang lima namun memadukan budaya. Sehingga hal tersebut dapat menaikkan budaya dan UMKM ke pasar internasional." Tandasnya

Satrio Widodo selaku rekan dari Lintang Fajar juga ikut menanggapi pameran budaya di Grand Mercure Malang Mirama "Menurut saya hal ini sangat menarik, bahwa Grand Mercure bisa memberi panggung para seniman terutama kepada mereka yang masih di jenjang pendidikan." Ujarnya